Langsung ke konten utama

Keajaiban Kesembuhan Melalui Petunjuk Langit (Kisah Nyata)


Ini adalah kisah nyata , suatu pengalaman keajaiban kesembuhan melalui petunjuk langit. Suatu saat ( sudah dua tahun lebih yang lalu ) pernah ibu mertua kawan penulis menderita sakit parah dan harus opname di salah satu rumah sakit. Awalnya beliau muntah-muntah terus disertai rasa pening / pusing yang hebat.

Dari hasil scan otak diketahui bahwa telah terjadi pendarahan pada area otak ( menurut keterangan dokter besar kemungkinan pembuluh darah di otak pecah). Disaat bersamaan tekanan darahnya terlampau tinggi. Pada saat bersamaan juga dideteksi kedua ginjal beliau sakit, ada tanda - tanda gagal ginjal.

Parahnya lagi beliau juga sudah tidak bisa BAB beberapa waktu lamanya.  Si kawan, menantu ibu tadi, minta tolong penulis untuk mengikhtiarkan kesembuhan mertuanya, karena secara medis sudah tipis kemungkinan untuk sembuh. Jujur, sebenarnya penulis juga bingung melihat kondisi yang ada.

Akhirnya kami putuskan untuk secara khusus menyerahkan nasibnya kepada Allah. Dalam arti, jika memang ajalnya sudah waktunya, kami berdoa semoga diberi khusnul khotimah. Dan jika memang masih diberikan umur panjang, kami berdoa mohon kiranya Allah memberikan kesembuhan.

Malam hari kami berdoa di suatu tempat yang tidak ada atapnya, maksudnya di luar rumah yang tidak ada penghalang antara diri kita dengan langit. Menghadap ke langit agak ke arah kiblat (barat). Ini adalah wasiat Kyai Guru saya almarhum. Beliau mengajarkan saya bahwa di saat-saat mengamalkan wirid tetentu yang sangat penting dan genting, disarankan di luar dan tidak terhalang apapun di atas kita, baik atap rumah maupun dedaunan pohon.

Keajaiban kesembuhan melalui petunjuk langit

Sekira satu setengan jam lebih-hampir dua jam- kami lakukan itu. Ajaibnya, tiba-tiba ada seberkas cahaya seperti bintang beralih (lingtang ngalih , bhs Jawa) tiga kali yang seakan-akan mendatangi kami. Bahkan salah satunya seakan jatuh tepat depan kami. Cahaya bintang beralih tersebut berturut-turut membentuk hiruf-huruf hijaiyah. Untung kami menyediakan kertas dengan sepidol, sehingga dengan cepat bentuk-bentuk huruf tersebut kami tulis di atas secarik kertas. Jadilah semacam wifik atau rajahan. Wifik tersebut, pagi harinya kami antar ke ibu yang sedang sakit tersebut. Saya suruh kawan itu merendam kertas wifik itu segelas air kemidian meminumkannya.

Waktu itu meminumkannyapun sudah sulitnya setengah mati. Jadi harus pakai sendok kemudian dibuka bibirnya sedikit dan sekedar diteteskan dalam mulutnya. Ajaibnya, seketika si ibu bangun, bisa berbicara, mengucapkan terimakasih.

Dua tiga hari berikutnya si ibu masih menjalani perwatan di rumah sakit tersebut dengan kemajuan kesehatan yang luar biasa. Pendarahan di otaknya dinyatakan sudah sembuh dengan sendirinya, ginjal sudah berjalan lagi namun disarankan untuk cuci darah supaya darah bersih (hanya menjalani cuci darah sekali itu saja) dan BAB pun sudah lancar. Sampai tulisan ini diturunkan beliau masih sehat wal afiat, alhamdulillah. Insya Allah tahun 2018 ini beliau akan menunaikan ibadah haji, semoga mabrur. Kisah ini penulis tulis untuk menginspirasi para pembaca bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia, itu tiada yang mustahil bagi Allah. Semoga bermanfaat, amin.

Salam, Tiknan Tasmaun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT DATANG

Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

JEJAK SEJARAH DESA SAWO, DUKUN, GRESIK

RINGKASAN MAKALAH TENTANG DESA SAWO 1. TENTANG Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd  Makalah ini mendasarkan pada metodologi yang diperkenalkan oleh Dr. (HC) K.H. Ng. Adus Sunyoto, Mpd. Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd., seorang sejarawan fenomenal sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, dikenal memiliki pandangan kritis dan khas terhadap metode pelacakan sumber sejarah di Jawa dan Nusantara. Menurut beliau, metode pelacakan sejarah di Nusantara tidak bisa disamakan begitu saja dengan metode positivisme murni ala Barat yang hanya mengakui arsip tertulis negara. Bagi Agus Sunyoto, sejarah Nusantara harus didekati secara "pribumi" (indigenos)—yaitu dengan menghargai tradisi tutur atau Folklor, toponimi (Toponimi adalah bidang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul, arti, dan sejarah penamaan suatu tempat atau wilayah geografis), peninggalan sosiologis, artifak dan arkeologis.    2. JEJAK SEJARAH :  2.1. MAKAM BERGAMBAR REMBULAN  Di makam Kyai Demak-an pada nisan B...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

The Four Elements of the Human Body

 The Four Elements of the Human Body The human body contains the four elements of nature, namely earth, water, fire (heat) and wind (air). All four influence human desires.  The earth element affects the desire for food and drink and the sufficiency of the body's needs.  The air element influences the human spirit to acquire worldly possessions. Even how much wealth is obtained will still feel lacking for humans. Like smoke in the air, it will continue to grow and fill the existing space.  The fire element influences the human will to be angry and defend itself against threats.  The water element influences the human spirit to be patient and accept God's fate. All four elements are important for the body. The influence on the will of the soul is also important so that humans can survive in the world. However, humans must also control these desires so that they remain within reasonable and controllable limits. If you cannot control them, you will fall into the lu...