PENULIS mengucapkan Selamat Datang serta Salam Sejahtera bagi pembaca sekalian yang budiman. Mari kita temukan solusi atas berbagai problem dalam kehidupan ini menuju hidup yang sukses, mulia, sehat, berkecukupan namun terhormat. Blog ini berisi pengalaman, pemikiran, perenungan / kontemplasi penulis sebagai hasil dari interaksi dengan para sahabat, para guru, para klien maupun hasil dari 'pembacaan' alam sebagai wujud 'ayat-ayatNya'. Semoga blog ini bermanfaat

TENTANG PENULIS

Foto saya
Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Penulis adalah Praktisi Pengobatan Herbal / Alternatif. Tinggal di rt 13/ rw o7,Sawo,Dukun,Gresik-61155. Data Diri Penulis secara lengkap bisa dilihat di Tentang Kami. Kontak penulis di no.hp: +6285850960090 atau via email ke: powerman.tiknan@gmail.com

Rabu, Februari 03, 2010

Tips Untuk Memperbesar Rejeki : seri motivasi

“Apa yang Anda percayai maka itulah yang terjadi”, demikinlah kira-kira bunyi slogan yang sering kita dapatkan ketika mengikuti pelatihan motivasi. Namun benarkah demikian ? Apakah jika kita percaya bahwa kita akan kaya maka otomatis kita akan menjadi kaya ?

Dinyatakan oleh para pakar motivasi bahwa memang ada korelasi yang sangat erat antara perilaku manusia dengan apa yang yakininya. Sehingga jika seeorang berkeyakinan bahwa dia bisa kaya maka dia akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi kaya.

Dalam tulisan kali ini penulis ingin sharing dengan pembaca yang budiman masalah zikir dan hubungannya dengan motivasi diri. Apakah ada hubungannya ? Oh jelas ada. Contohnya demikian. Ketika seseorang secara itiqomah ( langgeng ) mengingat dan menyebut ( artinya berzikir ) nama Tuhan Al Fatah ( Tuhan Yang Maha Membuka ) dan Ar Rozaq ( Tuhan Yang Maha Memberi rejeki ) maka disamping dia memuji membesarkan NamaNya, namun juga sekaligus orang tersebut mensugesti dirinya bahwa dia akan senantiasa dimudahkan dan dibesarkan rejekinya oleh Tuhan.

Ketika motivasi diri emakin tinggi maka ethos kerjanya pun akan semakin meningkat. Dan tentu saja kemudian sebagai efeknya adalah kemudahan dan pertambahan rejekinya. Namun itu hanya bisa tercapai jika zikir yang dia lakukan itu adalah zikir dalam arti yang sebenarnya. Yaitu zikir yang dihayati - suatu zikir yang diertai kesadaran penuh- bukan zikir yang sekedar dilafalkan dibibir saja.

Wassalam,

Tiknan Tasmaun.……………….silahkan mampir disini

0 comments:

RELATED POST

TERIMAKASIH

Terimakasih atas kunjungan Anda. Kiranya Allah memberkati Anda