Langsung ke konten utama

Perawan oh Perawan

Di masyarakat kita pada umumnya masih sangat menjunjung tinggi keperawanan. Diyakini secara mithos bahwa keperawanan seseorang ditandai dengan keluarnya darah perawan saat pertamakali melakukan coitus , yaitu pada malam pertama pengantin.

Lalu bagaiman dengan sesorang yang karena hymennya robek karena kecelakaan atau karena olah raga, yang tentu saja sudah tak akan mengeluarkan darah lagi saat malam pertama, apakah dia dianggap sudah tidak perawan ? Tentu saja tidak demikian bukan ? Masalahnya biasanya si suami – karena mithos tadi- lalu menganggap istrinya sudah tidak suci lagi.

Belum lagi bagi para perempuan korban kejahatan seksual, mereka kehilangan keperawanan bukan karena ‘maunya’, tetapi karena paksaan. Tentu dalam hal ini sebanding dengan kehilangan keperawanan yang disebabkan kecelakaan.

Karena itu para lelaki haruslah arif dalam menyikapi hal ini. Hata, sekalipun bagi perempuan yang sudah tidak gadis lagi karena ‘keterlanjuran’ dengan pacarnya, misalnya, bagi lelaki yang menjadi suaminya juga harus mau menerima dia apa adanya. Anggaplah itu ‘hak dia’ pada masa lalunya.

Namun disini juga patut diingatkan bagi para gadis kita untuk tetap menjaga satu-satunya mahkota yang kalian miliki itu. Jagalah dengan sungguh-sungguh, karena kita ini hidup di dunia yang masih kental denbgan budaya ketimuran dan juga tata niali moral agama.

Terakhir adalah bagaimana jika anda sudah tidak gadis lagi karena pernah ‘terlanjur’ dengan bekas pacar anda dulu, kemudian sekarang mau menikah dengan orang lain, apakah anda harus berterus terang akan keadaan anda ? Dalam hal ini maka tanyalah hati anda. Apakah anda siap menerima akibat seandainya anda jujur.

Apakah dengan kejujuran anda calon suami anda mampu menerima anda apa adanya. Jujur saja sangat sulit mencari calon suami yang mau menerima anda apa adanya. Jika si dia mau menerima anda apa adanya, maka itulah orang yang sangat mencintai anda. Pun demikian perlu dipikirkan juga hal selanjutnya nanti jika sudah berumartangga.

Jangan sampai jika sedikit terjadi konflik rumahtangga-yang dalam hal ini lumrah dialami tiap pasangan pasutri- nanti dia akn dengan mudah mengungkit keadaan anda. Sakit hati kan ? Nah kalu demikian halnya apakah lebih baik tidak berterus terang ? Sekali lagi, itu tergantung keberanian anda, tanyalah pada hati anda. Namun disisi lain, menutupi aib dan maksiat yang orang lain tidak tahu itu juga sangat dianjurkan demi kemaslahatan. Insya Allah pada hal-hal tertentu jika anda mampu menutupi aib diri sendiri maupun orang lain maka Allah juga akan menutupi aib anda. Wallahu a’lam.

Salam Hangat Selalu......

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT DATANG

Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

JEJAK SEJARAH DESA SAWO, DUKUN, GRESIK

RINGKASAN MAKALAH TENTANG DESA SAWO 1. TENTANG Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd  Makalah ini mendasarkan pada metodologi yang diperkenalkan oleh Dr. (HC) K.H. Ng. Adus Sunyoto, Mpd. Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd., seorang sejarawan fenomenal sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, dikenal memiliki pandangan kritis dan khas terhadap metode pelacakan sumber sejarah di Jawa dan Nusantara. Menurut beliau, metode pelacakan sejarah di Nusantara tidak bisa disamakan begitu saja dengan metode positivisme murni ala Barat yang hanya mengakui arsip tertulis negara. Bagi Agus Sunyoto, sejarah Nusantara harus didekati secara "pribumi" (indigenos)—yaitu dengan menghargai tradisi tutur atau Folklor, toponimi (Toponimi adalah bidang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul, arti, dan sejarah penamaan suatu tempat atau wilayah geografis), peninggalan sosiologis, artifak dan arkeologis.    2. JEJAK SEJARAH :  2.1. MAKAM BERGAMBAR REMBULAN  Di makam Kyai Demak-an pada nisan B...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

The Four Elements of the Human Body

 The Four Elements of the Human Body The human body contains the four elements of nature, namely earth, water, fire (heat) and wind (air). All four influence human desires.  The earth element affects the desire for food and drink and the sufficiency of the body's needs.  The air element influences the human spirit to acquire worldly possessions. Even how much wealth is obtained will still feel lacking for humans. Like smoke in the air, it will continue to grow and fill the existing space.  The fire element influences the human will to be angry and defend itself against threats.  The water element influences the human spirit to be patient and accept God's fate. All four elements are important for the body. The influence on the will of the soul is also important so that humans can survive in the world. However, humans must also control these desires so that they remain within reasonable and controllable limits. If you cannot control them, you will fall into the lu...

Deka : Pikiran Bawah Sadar, Antara Keinginan Manusia dan Rencana Tuhan

Para pakar motivasi sangat menekankan akan pentingnya motivasi dan sugesti diri agar berhasil terhadap apa yang ingin dicapai manusia. Tentu kita semua setuju. Namun ada satu hal lagi yang justru amat sangat menentukan perjalanan hidup manisia yaitu campur tangan Tuhan dalam kehidupan kita. Sering kita mengatakan bahwa itu adalah kebetulan. Namun sebenarnya tidak ada yang kebetulan dalam kehidupan ini. Semua ada dalam pengetahuan-Nya. semua terjadi dengan ijin-Nya. Berikut adalah artikel yang saya kutip dari forum diskusi Patrapmania yang diasuh oleh Saudara Yusdeka Putra. Dalam artikel tersebut Mas Deka memaparkan kisahnya demikian : ........... Pikiran Bawah Sadar kah? Assalamu'alaikum .wr. wb Menarik sekali membaca pena Mas Aziz dan Mas Wahyu tentang serba serbi kehebatan manusia yang berkenaan dengan alam bawah sadar ini (lihat posting bulan 18 Mei 2009 - http://groups.yahoo.com/group/dzikrullah/message/2494 - Mod ). Apalagi sekarang ini begitu menjamurnya kita lihat ...