Langsung ke konten utama

MANTRA DAN SELF-MOTIVATION : seri motivasi, mind power

Kali ini penulis ingin mengulas mengenai mantra dan hubungannya dengan motivasi diri. Ada dua macam mantra yang berkembang di nusantara ini jika ditinjau dari segi lafal bahasanya. Yang satu adalah mantra yang bisa dimengerti arti dari lafal bacaannya. Sedang yang lainnya adalah mantra yang tidak bisa dimengerti arti bacaannya. Dalam hal ini yang kita bicarakan adalah mantra yang bisa dimengerti arti bacaannya.

Terlepas dari masalah gaib yang memang sangat inheren dengan mantra, maka mantra jenis ini bisa dipahami juga sebagai kalimat afirmatif untuk mensugesti diri atau self-motivastion. Sehingga jika dilakukan secara berulang-ulang akan menimbulkan efek keyakinan pada alam bawah sadar.
Jika sudah betul-betul masuk terekam dalam alam bawah sadar maka akan mampu menimbulkan kekuatan methafisik atau supranatural yang hebat yang sering disebut sebagai inner-power atau inner-energy.

Berikut adaah contoh mantra tentang keselamatan atau yang sering disebut sebagai mantra lembu sekilan.
"Kun anitahake wesi purasani,
kuma putih dumadine menungsa,
he wesi purasani ojo parek sang kumo putih sak cengkang adohe"

Arti bebasnya kira-kira demikian : Kun, Allah menciptakan besi purasani, air mani putih asal kejadian jasad manusia, wahai segala besi purasani janganlah mendekatiku sejengkal jarakmu.

Buankah mantra diatas menjadi kalimat afirmatif keada alam bawah sadar kita bahwa dengan ijin dan atas kehendak-Nya kita menjadi yakin akan selamat dari bahaya besi, dalam hal ini maksudnya senjata tajam.

Contoh berikut adalah mantra pengasihan atau pelet :

"Sun matek ajiku kembang pulutan,
tak pulutake jabang bayine si fulan bin fulan,
sido kumantil kantil atine arang aku,
teko welas teko asih marang aku"

Arti bebasnya demikian : Aku memasang ajian bunga pemikat, aku pikat si fulan anak dari fulan itu, jadilah dia tergila-gila padaku, jadilah sayang dan cinta kepadaku.

Itu juga kalimat afirmatif kepada alam bawah sadar. Sedangkan alam bawah sadar manusia itu berhubungan satu sama lain tak ubahnya hubungan antar komputer dalam jaringan internet ini. Tentu jika kalimat afirmatif tersebut, yaitu mantra tsb, diamalkan dngan keyakinan yang kuat disertai konsentrasi yang tinggi maka bio-energi kita akan mampu mempengaruhi perasaan orang yang dituju.

Karena itu para pakar motivasi menempatkan self-sugesti sebagai bagian penting dari methode pembangkitan motivasi. Beragam cara dipakai dalam membangkitkan keyakinan bawa sadar ini. Ada yang memakai cara meditasi, kotemplasi dan juga pengucapan kalimat afirmatif berulang kali yang ditujukan kepada dirinya sendiri. Pengucapan kalimat afirmatif berulang kali inilah yang ada kemiripan dengan ritual pembacaan mantra.

Ditinjau dari sistem keyakinan hal ini sangat masuk akal. Coba perhatikan salah satu patuah Nabi Besar Muhammad saw tentang perlunya keyakinan ketika seseorang berdoa. Beliau menyuruh umatnya supaya mempunyai keyakinan yang tinggi ketika sedang berdoa memohon hajad kepada Allahbahwa hajadnya akan dikabulkan. Jangan sampai ragu sedikitpun karena jika ada keraguan maka itu diibaratkan seperti buih di lautan, nampak besar namun jika disapu ombak dia dalam sekejap akan hilang.

Kembali tentang ritual pengucapan mantra yang diulang-ulang. Hal ini efeknya sama dengan pengucapan kalimat afirmatif yang juga biasanya dilakukan dengan cara berulang-ulang untuk mensugesti diri. Sebenarnya ha ini juga bisa ditafsirkan sebagai pengucapan kalimat kesaksian.

Akhirnya marilah kita coba buat ‘mantra’ sendiri, mantra yang saintis, logis dan modern. Ketika Anda akan berdoa dan ketika selesai berdoa keada Tuhan coba sugesti diri Anda sendiri dengan kalimat afirmatif. Misalnya Anda berdoa mohon rejeki. Ucapkan kalimat kesaksian yang afirmatif, misalnya demikian : “Allah Maha Pemurah…..Allah pemberi rejeki……pasti Allah memberi rejeki kepadaku.” Ucapkan berulang-ulang sampai Anda yakin seyakin yakinnya, tiada terselip lagi keraguan.

Jika betul bahwa kalimat afirmatif tersebut masuk kedalam pikiran bawah sadar Anda pasti efeknya sangat besar bagi Anda dan juga bagi kinerja Anda. Silahkan mencoba.

Sekian dulu artikel ini,kiranya menambah wawasan kita tentang pentingnya motivasi diri atau self-sugestion.

Wassalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT DATANG

Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

JEJAK SEJARAH DESA SAWO, DUKUN, GRESIK

RINGKASAN MAKALAH TENTANG DESA SAWO 1. TENTANG Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd  Makalah ini mendasarkan pada metodologi yang diperkenalkan oleh Dr. (HC) K.H. Ng. Adus Sunyoto, Mpd. Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd., seorang sejarawan fenomenal sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, dikenal memiliki pandangan kritis dan khas terhadap metode pelacakan sumber sejarah di Jawa dan Nusantara. Menurut beliau, metode pelacakan sejarah di Nusantara tidak bisa disamakan begitu saja dengan metode positivisme murni ala Barat yang hanya mengakui arsip tertulis negara. Bagi Agus Sunyoto, sejarah Nusantara harus didekati secara "pribumi" (indigenos)—yaitu dengan menghargai tradisi tutur atau Folklor, toponimi (Toponimi adalah bidang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul, arti, dan sejarah penamaan suatu tempat atau wilayah geografis), peninggalan sosiologis, artifak dan arkeologis.    2. JEJAK SEJARAH :  2.1. MAKAM BERGAMBAR REMBULAN  Di makam Kyai Demak-an pada nisan B...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

The Four Elements of the Human Body

 The Four Elements of the Human Body The human body contains the four elements of nature, namely earth, water, fire (heat) and wind (air). All four influence human desires.  The earth element affects the desire for food and drink and the sufficiency of the body's needs.  The air element influences the human spirit to acquire worldly possessions. Even how much wealth is obtained will still feel lacking for humans. Like smoke in the air, it will continue to grow and fill the existing space.  The fire element influences the human will to be angry and defend itself against threats.  The water element influences the human spirit to be patient and accept God's fate. All four elements are important for the body. The influence on the will of the soul is also important so that humans can survive in the world. However, humans must also control these desires so that they remain within reasonable and controllable limits. If you cannot control them, you will fall into the lu...