Langsung ke konten utama

Upaya Keluarga Harmonis : KEMBALI PERAWAN

Salah satu faktor yang sangat penting dalam membina hubungan rumah tangga yang harmonis adalah kemesraan hubungan suami istri. Kemesraan hubungan suami istri diawali ketika sebelum pernikahan, ketika pernikahan, malam pertama dan yang tak kalah pentingnya adalah menjaga terus - menerus keharmonisan hubungan suami istri tersebut.

Banyak hal terjadi yang bisa mengganggu hubungan keharmonisan suami istri. Banyak keluhan terlontar baik dari suami maupun istri. Berikut adalah keluhan-keluahan yang banyak terlontar dari kaum wanita baik para gadis maupun ibu-ibu rumah tangga.

Ini adalah beberapa keluhan dari para gadis :

Organ intim saya selalu keputihan, saya takut jika menikah nati mengecewakan suami.

Saya pernah kecelakan waktu kecil dari sepeda dan dari vagina saya keluar darah, saya takut suami saya nanti kecewa denagn saya.

Saya pernah ‘kecelakaan’ dengan pacar saya dulu, sekarang saya mau nikah, saya takut mengecewakan suami saya.

Sedangkan keluhan dari ibu-ibu rumah tangga sebagian demikian :

Miss V saya sekarang rasanya sudah longgar, tidak ‘selegit’ dulu lagi, saya takut suami nanti lari ke perempuan lain yang lebih muda.

Kalau kami berhubungan badan dengan suami, rasanya kok organ intim saya berbunyi, maaf-kayak kentut gitu, saya malu dengan suami.

Saya keputihan terus dan jika berhubungan dengan suami rasanya vagina saya terlalu basah, berlendir , saya takut mengecewakan suami saya.

Itu adalah sekedar contoh – contoh problem rumah tangga yang berkaitan dengan masalah kewanitaan. Apakah ada solusinya ? Tentu ada.

Berikut adalah kesaksian nyata dari beberapa gadis dan ibu – ibu : (untk info lengkapnya silahkan klik di http://perawanrapetwangi.blogspot.com)

1.Dari Saudari Ant. (nama samaran) tinggal di Surabaya :
“Saya kehilangan kegadisan saya karena ‘kecelakaan’ dengan seseorang. Untunglah Bapak Tiknan menolong saya dengan ramuan “Paket Kembali Perawan” yang istimewa ini, sehingga ketika malam pertama saya dengan suami tercinta, betul – betul saya kembali seperti perawan lagi. Terimakasih saya ucapkan kepada Bapak Tiknan.”

2. Dari Sdri. X, pantura Gresik :
Sdri X, -seorang ibu-ibu dengan satu putera-, mengkonsumsi paket A sebelum suaminya pulang dari merantau di Malaysia. Dia menceritakan bahwa setelah suaminya pulang , suaminya kaget luar biasa ketika melakukan hubungan suami istri dengannya. Suaminya bilang :” Kamu pakai jamu apa ? Perawannya kamu saja tidak sehebat ini”. Sdri X ini juga menyatakan bahwa penyakit keputihan yang diderita bertahun-tahun telah sembuh berkat ramuan ini.

3. Sdri. Dv Surabaya :

 Wanita ini telah bersuami namun belum dikaruniai anak. Suaminya menginkan sensasi malam pertama lagi dengannya. Maka dia memesan paket B. Setelah selesai proses pengobatan, dia sms yang bunyinya : “Terimakasih Pak, suami saya puas, benar-benar merasakan sensasi malam pertama lagi.”

Dan masih banyak lagi kesaksian sejenis yang tidak bisa penulis ungkapkan disini. Untuk info solusi lengkapnya silahkan pembaca mengklik blog di tautan http://www.kembaliperawan.info


Salam, KEMBALI PERAWAN

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Tips Cara Mengolah Bekatul Menjadi Makanan Suplemen Kesehatan

Anda tahu bekatul kan ? Nggak tahu...sungguh terlalu !!! Ya, bekatul adalah limbah beras. Gabah yang digiling akan menghasilkan limbah berupa sekam dan bekatul. Ada yang menyebut dedak halus. Biasanya bekatul sekedar jadi pakan ternak, sapi, ayam, itik misalnya. Nah, kali ini jadikan pakan ternak itu makanan suplemen kesehatan yang murah meriah. Saya telah lama mempraktekkan hal ini. Sebagai praktisi pengobatan alternatif saya menyarankan tiap pasien saya untuk mengkonsumsi bekatul. Hasilnya sungguh menggembirakan. Bekatul sangat bermanfaat untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang habis operasi, habis sakit, untuk membantu kesembuhan penderita kencing manis dan masih banyak lagi manfaatnya. Adapun cara pengolahannya yang sederhana sangatlah mudah. Bekatul bisa Anda buat menjadi panganan, jajan, biskuit, bubur dan sereal. Untuk pengolahan menjadi sereal ada dua macam yaitu sereal bekatul murni dan sereal campuran. Khusus untuk penyembuhan penyakit, terutama bagi Anda yang menderit...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

CARA MEMBUAT JAMU "KUAT LELAKI"

Apabila Anda merasa badan Anda terasa lesu kurang bergairah maka Anda dapat membuat jamu alami pembangkit tenaga dan stamina. Adapun caranya demikian : BAHAN -BAHAN YANG DIPERLUKAN : telor ayam kampung 3 butir teh 2 ons gula batu secukupya Cara pembuatannya demikian : rebuslah teh tersebut atau cukup rendam degan air panas satu setengah gelas kemdian saringlah air tersebut, masukkan telor yang ada kedalam air teh tersebut dan aduklah, tambahkan gula batu secukupnya dan aduk hingga rata, minumlah ramuan tersebut. Baca artikel tentang Jamu Pria berikutnya di RESEP JAMU SEHAT DAN PERKASA BAGI PRIA Ramuan ini efektif bagi Anda yang tidak sedang mengalami penyakit kencing manis maupun angguan fungsi seksual atau ereksi. Bagi Anda penderita kencing manis temukan solusinya di ayosembuhdansehat.blogspot.com . Sedangkan bagi Anda yang mengalami gangguan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, silahkan klik di minyaktelor.com Wassalam, Tiknan Tasmaun

Tentang SERAT WIRID HIDAYAT JATI

Selayang Pandang, Buku (kitab) Serat Wirid Hidayat Jati adalah buku yang ditulis oleh R.Ng. Ronggo Warsito (Kiyahi Ageng Burhan). Penulis tidak mendapatkan buku aslinya, namun penulis mendapat warisan buku tulisan tangan dari Almarhum Kakek. Menurut penuturan beliau, beliau sendirilah yang menyalin tulisan tersebut dari buku aslinya yang tertulis dalam aksara Jawa ke dalam tulisan beraksara Latin. Pada pembukaan (Kata Pengantar) buku tersebut, tertulis nama Raja Solo, Pangeran R. Soewono Sosro Mangkoe Negoro Sambernyowo (Gerak III). Jadi mungkin Ronggo Warsito menulis buku tersebut atas perintah Ingkang Sinuhun atau menulis buku tersebut untuk dipersembahkan kepada Beliau. Berikut adalah kata pengantar dalam buku tersebut : "Bahosi Kawungan : Sintento ingkang kerso maos serat puniko, menawi dereng tampi wedaran saking Murtito Mawaskito Tunggal, ing panyuwun kulo mugi kersoho nahan adrenging kerso kanti sumeleh ing penggalih. Sampun ngantos kawahos. Inggih namung bongso wirid...