Langsung ke konten utama

Allah - "My Real Big Boss" : Apa Yang Anda Persaksikan Maka Itulah Yang Terjadi

Allah mempunyai Nama-Nama atau Asma Yang Indah. Nama-Nama itu juga  mengandung Nama Keagungan-Nya. Salah satu cara mengenal-Nya yang adalah 'tan kinoyo ngopo'- laisa kamitslihi- tidak ada perbandingan yang serupa dengan-Nya- adalah dengan jalan mengenal Nama-Nya.

Nama-Namanya menggambarkan sifa Zat (Pribadi atau ke-Ada -Nya), sifat-sifat dan perilaku (af'al)-Nya. Nama-Nama-Nya juga tertulis dalam Quran Yang Agung sebagai ayatNya dan juga terhampar di alam semesta, juga sebagai tanda-Nya. Ketika kita memperhatikan burung-burung di udara. Mereka tidak pernah menanam. Tidak pernah memupuk. Namun mereka selalu panen. Mereka disediakan rejekinya oleh-Nya dalam kadar masing-masing. Namun disatu sisi juga kita lihat bahwa mereka terbang 'bergerak' mengambil rejeki yang telah disediakan. Dalam peristiwa itu kita menyaksikan Asma-Nya "AR_ROZAAQ", Allah Tuhan Sang Pemberi Rejeki.

Ar-Rozaq, Nama Allah, yang menjelaskan sifat perilaku (af'al)-Nya yaitu kemurahannya dalam memberi rejeki kepada makhluq-Nya. Dalam peristiwa burung diatas kita menyaksikan 'Ada-Nya' Tuhan melalui perilaku-Nya yang tergambar dalam Nama-Nya : Pemberi Rejeki.

Bagi kaum muslim tentu sholat menjadi amalan atau kelakuan pokok harian yang menjadi washilah perhubungan antara makhluk dengan khaliqnya. Dalam sholat disamping ada unsur pemujaan, permohonan, pengagungan juga ada unsur 'penyaksian'. Penyaksian inilah yang hampir kita lupakan. Kita sering membohongkan kalimat Allah dengan cara kita ucapkan namun hati tidak menyaksikan kebenarannya.

Ketika kita memuja-Nya dengan berkata 'Alhamdulillah dan seterusnya' diri kita belum menyaksikan-Nya bahwa Dialahyang mempunyai hak segala ucapan terimakasih dan pujianKita masih lali dam persaksian.

Ketika kita berdoa (dalam duduk diantara dua sujud) 'robighfirli' - ampuni aku, kita belum menyaksikan bahwa kita ini pendosa dan sekaligus menjadi saksi bahwa Dia Maha Pengampun. Ketika kita mohon rejeki -'warzuqni' kita tidak juga menjadi saksi bahwa kita ini fakir, lemah tiada daya dan Dia Maha Kaya, Maha Pemuarah dan Maha Pemberi Rejeki.

Dalam doa keseharian juga begitu. Betapa seringnya kita memohon rejeki kepada Allah. Namun kita tak mau menjadi saksi bahwa memang kita ini fakir. Betapapun pangkat Anda dan segudang kekayaan Anda, Anda dan saya itu fakir di hadapan-Nya. Kita itu fakir. Dia Maha Kaya. Mari kita saksikan itu. Kita saksikan bahwa Dia Maha pemurah. Dia Maha Pemberi Rejeki.

Mari menjadi saksi. Saksi dengan mata kepala dan mata hati sendiri. Bukan hanya katanya. Katanya ustad, kiyahi,guru atau siapapun. Saksikan sendiri. Maka apa yang anda saksikan itulah yang terjadi. Saksikan bahwa Allah mengabulkan permintaan kita. Saksikan bahwa Dia mendengar keluh kesah kita. Bahkan saksukan 'kehadiran-Nya' yang sangat dekat, bahkan lebih dekat daripada urat leher kita.

Betapa sering kita memohon sesuatu namun tidak mau (mampu ?) menyaksikan bahwa Dia bersedia memenuhi permohonan kita. Betapa sering kita minya rejeki kepada-Nya namun kita tak mau menjadi saksi bahwa Dialah yang 'sedang' memberi uang pada kita sebagai jawaban doa kita. Bahkan kita tak mau menjadi saksi bahwa sebelum kita mintapun sebenarNya Dia sudah amat berbelas kasihan kepada kita. Dia sudah mengirimkan uang dan rejeki yang lainnya kepada kita tampa kita minta sekalipun. Bahkan kita tak mapu menjadi saksi bahwa 'doa' kita itupun karena 'karya-Nya' semata, karena petunjuk dan kekuatan-Nya sendiri.

Bahkan kita tak mampu menjadi saksi bahwa apa yang tergerak dalam hati, keinginan kita, cita-cita luhur manusia dan sekalipun itu nafsu ...semua adalah anugerah-Nya semata. Kita alpa menyaksikan. Kita alpa sahadat kita. Kita alpa terhadap apa-apa yang seharusnya menjadi persaksian. bahkan apapun, hatta tingkah laku kitapun, sebenarnya menjadi saksi atas 'Ada-Nya'. Kitalah yang alpa terhadap kehadiran-Nya karena kita tak mampu menyaksikan-Nya. Kita tak mampu menyaksikan sifat-Nya dan perilaku-Nya yang semua tergambar dalam Nama atau Asma-Nya.

Lalu apa yang patut kita lakukan ??? Mari memohon kepada Allah supaya kita deberi kemauan dan kemampuan untuk menjadi saksi-Nya, saksi akan nama, sifat dan perbuatan-Nya. Menjadi saksi atas kebenaran ayat-ayat-Nya. Kita mohon untuk diberi kemampuan menjadikan-Nya benar-benar 'Tuhan - Tuan diatas tuan, the real big boss' dalam kehidupan kita sehari-hari.

Karena......jika kita menyaksikan (dan menjadi saksi) bahwa Dia 'sekarang sedang' memberi rejeki (AR-Rozaq) maka 'atas kemurahan-Nya' pasti ada uang datang yang dikirim-Nya. Jika mampu menjadi saksi dan menyaksikan bahwa Dia saat ini sedang mengabulkan doa kita (Al- Mujiib) maka atas kemurahan-Nya Dia akan mengabulan apa yang kita minta.

Salam persaksian, Tiknan Tasmaun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Tips Cara Mengolah Bekatul Menjadi Makanan Suplemen Kesehatan

Anda tahu bekatul kan ? Nggak tahu...sungguh terlalu !!! Ya, bekatul adalah limbah beras. Gabah yang digiling akan menghasilkan limbah berupa sekam dan bekatul. Ada yang menyebut dedak halus. Biasanya bekatul sekedar jadi pakan ternak, sapi, ayam, itik misalnya. Nah, kali ini jadikan pakan ternak itu makanan suplemen kesehatan yang murah meriah. Saya telah lama mempraktekkan hal ini. Sebagai praktisi pengobatan alternatif saya menyarankan tiap pasien saya untuk mengkonsumsi bekatul. Hasilnya sungguh menggembirakan. Bekatul sangat bermanfaat untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang habis operasi, habis sakit, untuk membantu kesembuhan penderita kencing manis dan masih banyak lagi manfaatnya. Adapun cara pengolahannya yang sederhana sangatlah mudah. Bekatul bisa Anda buat menjadi panganan, jajan, biskuit, bubur dan sereal. Untuk pengolahan menjadi sereal ada dua macam yaitu sereal bekatul murni dan sereal campuran. Khusus untuk penyembuhan penyakit, terutama bagi Anda yang menderit...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

CARA MEMBUAT JAMU "KUAT LELAKI"

Apabila Anda merasa badan Anda terasa lesu kurang bergairah maka Anda dapat membuat jamu alami pembangkit tenaga dan stamina. Adapun caranya demikian : BAHAN -BAHAN YANG DIPERLUKAN : telor ayam kampung 3 butir teh 2 ons gula batu secukupya Cara pembuatannya demikian : rebuslah teh tersebut atau cukup rendam degan air panas satu setengah gelas kemdian saringlah air tersebut, masukkan telor yang ada kedalam air teh tersebut dan aduklah, tambahkan gula batu secukupnya dan aduk hingga rata, minumlah ramuan tersebut. Baca artikel tentang Jamu Pria berikutnya di RESEP JAMU SEHAT DAN PERKASA BAGI PRIA Ramuan ini efektif bagi Anda yang tidak sedang mengalami penyakit kencing manis maupun angguan fungsi seksual atau ereksi. Bagi Anda penderita kencing manis temukan solusinya di ayosembuhdansehat.blogspot.com . Sedangkan bagi Anda yang mengalami gangguan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, silahkan klik di minyaktelor.com Wassalam, Tiknan Tasmaun

Tentang SERAT WIRID HIDAYAT JATI

Selayang Pandang, Buku (kitab) Serat Wirid Hidayat Jati adalah buku yang ditulis oleh R.Ng. Ronggo Warsito (Kiyahi Ageng Burhan). Penulis tidak mendapatkan buku aslinya, namun penulis mendapat warisan buku tulisan tangan dari Almarhum Kakek. Menurut penuturan beliau, beliau sendirilah yang menyalin tulisan tersebut dari buku aslinya yang tertulis dalam aksara Jawa ke dalam tulisan beraksara Latin. Pada pembukaan (Kata Pengantar) buku tersebut, tertulis nama Raja Solo, Pangeran R. Soewono Sosro Mangkoe Negoro Sambernyowo (Gerak III). Jadi mungkin Ronggo Warsito menulis buku tersebut atas perintah Ingkang Sinuhun atau menulis buku tersebut untuk dipersembahkan kepada Beliau. Berikut adalah kata pengantar dalam buku tersebut : "Bahosi Kawungan : Sintento ingkang kerso maos serat puniko, menawi dereng tampi wedaran saking Murtito Mawaskito Tunggal, ing panyuwun kulo mugi kersoho nahan adrenging kerso kanti sumeleh ing penggalih. Sampun ngantos kawahos. Inggih namung bongso wirid...