Langsung ke konten utama

HUKUM ALAM = SUNATULLAH = HUKUM TUHAN

Dalam kehidupan ini Allah menentukan pola-pola kejadian alami yang rapi dan terulang secara teratur. Seperti peredaran bulan mulai dari bulan sabit menjadi purnama hingga kembali bulan sabit lagi. Matahari beredar dalam lingkung edarnya, manzilahnya sendiri. Dan demikanlah disebut 'ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Pandai'.

Jika kita perhatikan ternyata ada rumus-rumus dalam kehidupan ini yang polanya bisa dikatakan beraturan sehingga bisa disebut hukum ‘pasti’ walaupun dalam batasan yang relatif. Karena bagaimanapun yang “MUTLAK” hanya Dia YANG MAHA MUTLAK saja. Hukum-hukum alam yang berpola teratur tersebut kemudian disebut hukum alam.

Secara lengkapnya maka macam-macam jenis hukum di alam semesta ini bisa dikategorikan dalam beberapa hal. Antara lain hukum akal, hukum ‘kebiasaan’ atau hukum alam, hukum moral, hukum syariat (agama) dan hukum yang sengaja diciptakan suatu komunitas atau negara secara tertulis yang biasa disebut hukum negara atau undang-undang. Masing-masing dengan sanksinya sendiri-sendiri.

Jika anda mengatakan satu tambah satu adalah dua maka hal tersebut adalah hukum akal atau logika. Jadi mustahil secara akal satu tambah satu adalah tiga atau empat misalnya. Jika hal tersebut terjadi dalam kehidupan nyata maka hal itu kemudian disebut ‘keajaiban’ yang secara akal bisa diterka bahwa ada ‘benda’ lain yang ikut menambah jumlah barang tersebut secara gaib. Tetapi akal tetap mengatakan bahwa satu tambah satu adalah dua.

Sedangkan fenomena bahwa dimanapun air akan selalu turun mengalir ke bawah disebut hukum ‘kebiasaan alam’ yang kemudian populer dengan hukum alam. Siapa yang menetapkan hukum alam ini ? Tentu hanya Dia Yang Maha Berkuasa, Allah swt, yang menetapkan hukum alam ini. Karena Dia yang menetapkan maka Dia pula yang mampu ‘menyimpangkan’ hukum hukum kebiasaan alam tersebut. Hal itu disebut juga keajaiban. Keajaiban bagi para nabi disebut mukjizat sedangkan bagi para waliyullah disebut karomah. Bagi orang biasa disebut ‘pertolongan’ atau maunah Allah.
 "Namun hal yang pasti hukum alam ini tetap adanya, berpola sedemikian rupa. Ada sebab maka ada akibat. Kasualitas."
Karena itu ada yang menyebut hukum kebiasaan alam atau hukum alam ini dengan sebutan sunatullah, sunahnya Allah. Dan, ajaibnya : semua ilmu pengetahuan di dunia ini dihasilkan karena manusia mempelajari hukum alam atau sunatullah tersebut. Bahkan sunah-Nya ini juga masuk dalam lingkup ‘takdir-Nya’.

Dalam hal sebab akibat ini sebenarnya bukan hanya berlaku bagi alam nyata serta logika saja. Bahkan sampai pada alam serta hal gaibpun, hukum sebab akibat ini berlaku dan mempunyai polanya tersendiri.

Pada tataran permukaan, contohnya, orang sakit makan obat maka akan sembuh, tentu dengan kuasa dan ijin Allah. Namun pada tataran yang lebih halus lagi, kadang sembuhnya si sakit bukan karena makan obat (sudah kenyang makan obat dokter maupun tabib). Namun terkadang yang menjadi ‘penyebab’ kesembuhannya karena rasa ikhlas menolong orang yang lagi susah misalnya. Kebahagiaan orang yang ditolong tersebut ditransfer oleh Allah menjadi ‘obat’ sehingga si sakit tiba-tiba sembuh secara ajaib.

Satu kisah yang menarik dapat kita temukan di blognya Mas Sabdalangit. Istrinya telah kehilangan sebelah ginjalnya karena didonorkan kepada ibu angkatnya. Namun beliau ikhlas, ikhlas sekali dalam menolong si ibu. Hal ajaib terjadi ketika tiba saatnya si ibu berpulang setelah tua. Ginjal tersebut kembali lagi pada si pemilik asalnya. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil foto USG.

Salam, Tiknan Tasmaun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT DATANG

Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

JEJAK SEJARAH DESA SAWO, DUKUN, GRESIK

RINGKASAN MAKALAH TENTANG DESA SAWO 1. TENTANG Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd  Makalah ini mendasarkan pada metodologi yang diperkenalkan oleh Dr. (HC) K.H. Ng. Adus Sunyoto, Mpd. Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd., seorang sejarawan fenomenal sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, dikenal memiliki pandangan kritis dan khas terhadap metode pelacakan sumber sejarah di Jawa dan Nusantara. Menurut beliau, metode pelacakan sejarah di Nusantara tidak bisa disamakan begitu saja dengan metode positivisme murni ala Barat yang hanya mengakui arsip tertulis negara. Bagi Agus Sunyoto, sejarah Nusantara harus didekati secara "pribumi" (indigenos)—yaitu dengan menghargai tradisi tutur atau Folklor, toponimi (Toponimi adalah bidang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul, arti, dan sejarah penamaan suatu tempat atau wilayah geografis), peninggalan sosiologis, artifak dan arkeologis.    2. JEJAK SEJARAH :  2.1. MAKAM BERGAMBAR REMBULAN  Di makam Kyai Demak-an pada nisan B...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

The Four Elements of the Human Body

 The Four Elements of the Human Body The human body contains the four elements of nature, namely earth, water, fire (heat) and wind (air). All four influence human desires.  The earth element affects the desire for food and drink and the sufficiency of the body's needs.  The air element influences the human spirit to acquire worldly possessions. Even how much wealth is obtained will still feel lacking for humans. Like smoke in the air, it will continue to grow and fill the existing space.  The fire element influences the human will to be angry and defend itself against threats.  The water element influences the human spirit to be patient and accept God's fate. All four elements are important for the body. The influence on the will of the soul is also important so that humans can survive in the world. However, humans must also control these desires so that they remain within reasonable and controllable limits. If you cannot control them, you will fall into the lu...