PENULIS mengucapkan Selamat Datang serta Salam Sejahtera bagi pembaca sekalian yang budiman. Mari kita temukan solusi atas berbagai problem dalam kehidupan ini menuju hidup yang sukses, mulia, sehat, berkecukupan namun terhormat. Blog ini berisi pengalaman, pemikiran, perenungan / kontemplasi penulis sebagai hasil dari interaksi dengan para sahabat, para guru, para klien maupun hasil dari 'pembacaan' alam sebagai wujud 'ayat-ayatNya'. Semoga blog ini bermanfaat

TENTANG PENULIS

Foto saya
Gresik, Jawa Timur, Indonesia
Penulis adalah Praktisi Pengobatan Herbal / Alternatif. Tinggal di rt 13/ rw o7,Sawo,Dukun,Gresik-61155. Data Diri Penulis secara lengkap bisa dilihat di Tentang Kami. Kontak penulis di no.hp: +6285850960090 atau via email ke: powerman.tiknan@gmail.com

Kamis, Januari 31, 2013

Berkat Mbah Waliyullah, Ban Bocor Bisa Kenceng

Mungkin jaman sekarang orang sudah tidak percaya dengan apa yang namanya keajaiban. Namun penulis sering mengalaminya sendiri. Keajaiban yang penulis maksud adalah pertolongan Allah secara 'aneh tapi nyata' alias ajaib. atau dengan bahasa lain disebut pertolongan Allah melalui suatu peristiwa yang menyalahi adat kebiasaan hukum alam. Salah satunya adalah peristiwa ban depan motor penulis yang bocor bisa dipompa lagi dan mampu berjalan dari Tuban hingga rumah. Perjalanan tersebut kurang lebih satu setengah jam lamnya.


Peristiwa ini sudah lama berlalu, namun tiada salahnya penulis paparkan kali ini dengan harapan bisa menjadi perenungan.Suatu malam sekitar jam tiga dini hari penulis pulang dari Pesarean Mbah Ibrohim Asmoroqondi. Waktu itu penulis bersama istri dan anak yang masih balita. Ndilalahnya, motor penulis ban depannya kempes mungkin terjadi kebocoran. Clingak-clinguk, penulis berusaha mencari tukang tambal ban. Namanya juga masih dini hari, mana ada tukang tambal ban. Mana tempat kampung lagi, sepi. Seremnya lagi dari lokasi tersebut menuju ke tempat tinggal penulis melewati beberapa hutan dan tuangan.

Akhirnya penulis mengetuk pintu rumah penduduk. Pinjam pompa angin. Alhamdulillah, si empunya rumah yang saya ketuk punya pompa tersebut. Saya pompa ban motor saya. Yang namanya ban bocor, tentu kempes lagi.

Saya ulang pompa lagi. Tapi kali ini penulis berdoa, “Ya Allah, dengan barokahnya Mbah Wali Ibrohim Asmoroqondi, hamba mohon kiranya ban ini tidak kempes -kempes sebelum sampai desaku, amiin.”

Setelah mengucapkan terimakasih kepada si pemilik pompa saya langsung starter motor dengan memboncengkan anak istri melaju pulang. Perjalanan kurang lebih satu setengah jam. Alhamdulillah, ban motor kenceng terus, tidak ada masalah apapun diperjalanan. Nah, pas sampai batas desa kampungku, mendadak, ….wek….wek….wek…., ban depan nyledat -nyledot, meliuk-liuk. Saya berhenti, saya lihat, ban kempes lagi. Anginnya kosong song, benar-benar habis. Tapi tidak masalah. Alhamdulillah, sudah sampai batas desa penulis. Akhirnya kami jalan kaki sambil menuntun motor.

0 comments:

RELATED POST

TERIMAKASIH

Terimakasih atas kunjungan Anda. Kiranya Allah memberkati Anda