Langsung ke konten utama

Antara Cyber Crime, UU ITE, KUHP dan Fitnah Serta Pencemaran Nama Baik.

Cyber Crime bisa dijelaskan secara sederhana adalah kejahatan yang terjadi didunia internet, baik itu yang bentuknya disengaja, tidak disengaja, atau teroganisir seperti penipuan, penculikan dan pencemaran nama baik yang sering terjadi berawal dari sosial media atau internet. Ini termasuk di dalamnya adalah Tindak Kejahatan Pencemaran Nama Baik dan atau Fitnah yang disebarkan melalui dunia medsos, antara lain facebook misalnya.

Ada ungkapan, hati-hati terhadap mulutmu karena mulutmu itu adalah harimaumu. Sekarang hal tsb berlaku juga dalam dunia medsos. Status facebookmu adalah harimaumu. Jangan asal menulis di facebook untuk menumpahkan kesal atau dendam bin hasud dengki hati kepada seseorang, organisasi, lembaga, aparat atau kepada siapapun dengan cara mengumbar kalimat-kalimat yang mengandung fitnah dan pencemaran nama baik.

Misalnya seenak 'udel' menuduh perangkat desa dengan kata-kata bangsat, (contoh kalimat lengkapnya demikian : "Nek aq pribadi gak katek takon tapi ngomong tegas ae nek Aparat Pemerintahan Desa .... pancen BANGSAT" yang ditulis oleh seseorang dengan dengan nama samaran di sebuah grup facebook).

Atau menuduh korup tanpa data misalnya pada kalimat yang diunggah oleh yang bersangkutan berikut : "Lebih parah lagi saya berani bertanggungjawab mengatakan kalau aparat Pemerintahan Desa ..... sangat malas bekerja kalau tidak ada uang di depan mata tetapi nek ono duit ngarepe moto podo nyatong dewedewe. "

Menurut UU ITE yaitu UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27 ayat 3 yang lengkapnya berbunyi demikian :

"Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.


Dan Undang -Undang ITE tsb Pasal 45 ayat (1):

“Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)”.

Sedangkan jika penghinaan dan atau pencemaran nama baik tsb jika dilakukan bukan dengan media elektronik maka berlaku ancaman yang dinbyatakan dalam KUHP, yaitu : Pasal 310 KUHP, yang dikutip sebagai berikut :

“Barang siapa sengaja menyerang kehormatan atau nama baik seseorang dengan menuduhkan sesuatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam karena pencemaran dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah”.

Bagaimana jika tulisan-tulisan tersebut sudah dihapus ? Hilangkah delik pidana aduannya ? Jika pihak yang merasa dicemarkan nama baiknya itu sudah sempat mengabil screen shoot dari tulisan fitnah tersebut sebagai barang bukti, maka penghapusan tersebut tidak menggugurkan pidanyanya. Nah lho ? Karena itu HATI-HATI !

Karena itu, sekali lagi, mumpung bulan puasa, bulan penuh rahma, mari instropeksi diri, kendalikan mulut dan ocehan di medsos baik di facebook maupun twiter. Karena mulutmu, facebookmu, tweetmu ADALAH HARIMAU-mu.

NOTE :
(Update tanggal 17 Desember 2016) :

Undand-Undang ITE tersebut telah diubah dengan adanya perubahan UU ITE terbaru (tahun 2016.) Revie-nya insya Allah menyusul.


Salam Puasa, Tiknan Tasmaun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT DATANG

Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

JEJAK SEJARAH DESA SAWO, DUKUN, GRESIK

RINGKASAN MAKALAH TENTANG DESA SAWO 1. TENTANG Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd  Makalah ini mendasarkan pada metodologi yang diperkenalkan oleh Dr. (HC) K.H. Ng. Adus Sunyoto, Mpd. Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd., seorang sejarawan fenomenal sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, dikenal memiliki pandangan kritis dan khas terhadap metode pelacakan sumber sejarah di Jawa dan Nusantara. Menurut beliau, metode pelacakan sejarah di Nusantara tidak bisa disamakan begitu saja dengan metode positivisme murni ala Barat yang hanya mengakui arsip tertulis negara. Bagi Agus Sunyoto, sejarah Nusantara harus didekati secara "pribumi" (indigenos)—yaitu dengan menghargai tradisi tutur atau Folklor, toponimi (Toponimi adalah bidang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul, arti, dan sejarah penamaan suatu tempat atau wilayah geografis), peninggalan sosiologis, artifak dan arkeologis.    2. JEJAK SEJARAH :  2.1. MAKAM BERGAMBAR REMBULAN  Di makam Kyai Demak-an pada nisan B...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

The Four Elements of the Human Body

 The Four Elements of the Human Body The human body contains the four elements of nature, namely earth, water, fire (heat) and wind (air). All four influence human desires.  The earth element affects the desire for food and drink and the sufficiency of the body's needs.  The air element influences the human spirit to acquire worldly possessions. Even how much wealth is obtained will still feel lacking for humans. Like smoke in the air, it will continue to grow and fill the existing space.  The fire element influences the human will to be angry and defend itself against threats.  The water element influences the human spirit to be patient and accept God's fate. All four elements are important for the body. The influence on the will of the soul is also important so that humans can survive in the world. However, humans must also control these desires so that they remain within reasonable and controllable limits. If you cannot control them, you will fall into the lu...