Langsung ke konten utama

Khilafah, Hanya Sebuah Mimpi ?

Apakah sistem bernegara kekhalifahan yang digadang-gadang para pengusung idiologi khilafah itu hanya mimpi utopis ? Lalu apa sebenarnya kekhalifahan itu dari tinjauan sejarah dan bagaimana makna khalifah dari sisi hakekat sebenarnya ?

Makna khalifah

khalifahGb ilustrasi dari nu.or.id

Dari sisi bahasa maka khalifah bisa bermakna wakil. Misalnya khalifatullah fil ardli berarti wakil Allah di bumi. Dalam makna ini semua kita adalah khalifah - wakil Tuhan dalam rangka memakmurkan bumi - dunia ini.

Contoh berikutnya dalam makna wakil ini adalah para Khalifah Yang Empat, Sayidina Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, disebut Khalifah karena mewakili Kanjeng Nabi sepeninggal beliau.

Makna khalifah berikutnya adalah pemimpin. Makanya Khalifah Yang Empat tersebut, selain dipanggil Khalifah juga dipanggil dengan sebutan Amirul Mukminin yang artinya adalah Pemimpin kaum mukmin. Dalam pengertian pemimpin ini, tentu saja siapapun Presiden RI juga adalah khalifah. Dan memang sudah menjadi khailfah dengan sebenar-benarnya, hanya saja dengan sebutan PRESIDEN.

Sekilas tentang sejarah pengangkatan khalifah

Setelah Kanjeng Nabi Muhammad SAW wafat, maka kepemimpinan negara beralih tangan. Sebagai khalifah yang pertama diangkatlah Sayidina Abu Bakar. Beliau diangkat melalui pemilihan yang dilakukan para pemuka yaitu para sahabat Nabi, baik dari kaum anshor maupun muhajirin. Konon beliau dipilih disamping karena kedekatan beliau dengan Kanjeng Nabi, juga karena ada wasiat dari Kanjeng Nabi. Karena itu ada yang berpendapat bahwa terpilihnya beliau karena memang sudah ditunjuk Kanjeng Nabi.

Sepeninggal beliau, khalifah berikutnya adalah Sayidina Umar. Beliau dipilih secara aklamasi oleh para sahabat. Dalam hal ini para sahabat terkemuka waktu itu tentu saja sudah mewakili sekalian warga negara sekaliannya. Bisa diumpakan dengan Dewan Syuro suatu organisasi jaman sekarang. Atau bisa juga diumpamakan Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Sepeningal Sayidina Umar, maka diangkatlah Sayidina Ustman sebagai pengganti beliau. Prosesnya juga melalui pemilihan, namun pemilihan terbatas. Dewan pemilihnya adalah semacam panitia dan yang hendak dipilih juga dibatasi beberapa calon. Calon itu antara lain adalah Sayidina Utsman dan Sayidina Ali. Dalam panitia itu ada anak dari Sayidina Umar sendiri. Namun ada larangan dari beliau bahwa anaknya tidak boleh dipilih menjadi khalifah. Akhirnya terpilihlah Sayidina Ustman.

Sepeninggal Sayidina Ustman, maka diangkatlah Sayidina Ali sebagai penerus Khalifah. Pengangkatan ini juga dengan cara pemilihan. Namun pemilihan ini agaknya dipandang kurang sempurna oleh sebagian sahabat yang lain. Karena para pemilih tidak terdiri dari para sahabat keseluruhan, justru banyak pemilih yang orang baru, bahkan ditengarai ikut komplotan pemberontak terhadap kekhalifahan Sayidina Ustman sebelumnya. Karena itu pada jaman Sayidina Ali sudah mulai banyak friksi.

Sepeninggal Sayidina Ali maka kekhalifahan berikutnya jatuh ke tangan Muawiyah bin Abu Sufyan. Pada jaman inilah para cucu dan cicit kesayangan Kanjeng Nabi dibantai di padang Karbala oleh Yazid Bin Muawiyah. Itulah sejarah hitam pertama kekhalifahan, hanya karena demi kepentingan kekuasaan dengan memperalat politisasi agama hingga tega mengorbankan dzuriatur Rasul. Rezim kekhalifahan ini disebut Kekhalifahan Bani Umayyah.

Penerus - penurus khalifah selanjutnya dari kekhalifahan Bani Umayyah ini adalah selalu turun - menurun ke anak, ke cucu, dan seterusnya. Artinya sistem pemerintahan telah berubah. Sebutan tetap Khalifah namun sistem telah berganti menjadi monarki absolut alias kerajaan.

Kekhalifahan silih berganti hingga sampai Kekhalifahan Ustmaniah di Turki atau yang lebih dikenal dengan nama Empayar Otoman Turki. Ini pun juga bercorak monarki absolut.

Kekhalifahan mana yang diperjuangkan kaum pengusung idiologi khilafah sekarang ?

Menjadi pertanyaan besar adalah model kekhalifahan yang mana yang hendak diusung para pengasong idiologi khilafah jaman sekarang di Indonesia ? Kalau model pemilihan dengan perwakilan, sudah pernah berlaku yaitu pada jaman UUD 1945 sebelum diamandemen. Pemilihan Presiden RI melalui para wakil rakyat di MPR RI. Melalui Penunjukan langsung atau semacamnya ? Juga sudah pernah berlaku yaitu penunjukan Pak Harto melalui supersemar. Melalui pemilihan langsung ? Bahkan sudah berlaku sekarang.

Atau melalui sistem waris dari ayah ke anak ? No way lah kayaknya. Itu mimpi namanya. Mau kembali jaman monarki absolut lagi ? Tidaklah bro and sis.

Memang di beberapa negara masih menggunakan sistem monarki baik yang berkonstitusi parlemen maupun yang absolut. Contoh monarki berkonstitusi parlemen yaitu Malaysia, Inggris, Belanda dll. Contoh monarki absolut misalnya Saudi Arabiah.

Di tempat kita ini, Indonesia tercinta ini, sistem republik rupa-rupanya adalah sistem terbaik yang bisa kita pakai. Dan itu adalah sistem yang merupakan gagasan warisan para ulama ahlu sunah wal jamaah dahulu. Karena separuh lebih tokoh-tokoh perumus berdirinya NKRI adalah para ulama ahlu sunah wal jamaah.  Sistem pemilihan baik langsung sekarang ini maupun tidak langsung-  seperti dahulu melalui MPR RI - tidak menyalahi dengan sejarah  pemilihan para Khalifah Yang Empat.

Dan lagi masalah kenegaraan adalah masalah muamalah duniawi. Aturlah sebaik-baiknya, asal manfaat bagi umat. Dan lagi asal tidak bertentangan dengan kaedah dasar agama. Dalam hal ini pilihan bentuk republik dengan sistem presidensiil dengan pemilihan langsung tidak betentangan dengan agama manapun di Indonesia. Bahkan tidak juga bertentangan dengan sejarah cara pemilihan Khalifah Yang Empat. Mau bermimpi diubah bagaiamna lagi ?

Salam, Tiknan Tasmaun

Komentar

  1. Silahkan memberi komen yang sopan. Komentar adalah ajang diskusi sekaligus ajang silaturahiim.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

Tips Cara Mengolah Bekatul Menjadi Makanan Suplemen Kesehatan

Anda tahu bekatul kan ? Nggak tahu...sungguh terlalu !!! Ya, bekatul adalah limbah beras. Gabah yang digiling akan menghasilkan limbah berupa sekam dan bekatul. Ada yang menyebut dedak halus. Biasanya bekatul sekedar jadi pakan ternak, sapi, ayam, itik misalnya. Nah, kali ini jadikan pakan ternak itu makanan suplemen kesehatan yang murah meriah. Saya telah lama mempraktekkan hal ini. Sebagai praktisi pengobatan alternatif saya menyarankan tiap pasien saya untuk mengkonsumsi bekatul. Hasilnya sungguh menggembirakan. Bekatul sangat bermanfaat untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang habis operasi, habis sakit, untuk membantu kesembuhan penderita kencing manis dan masih banyak lagi manfaatnya. Adapun cara pengolahannya yang sederhana sangatlah mudah. Bekatul bisa Anda buat menjadi panganan, jajan, biskuit, bubur dan sereal. Untuk pengolahan menjadi sereal ada dua macam yaitu sereal bekatul murni dan sereal campuran. Khusus untuk penyembuhan penyakit, terutama bagi Anda yang menderit...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Tentang SERAT WIRID HIDAYAT JATI

Selayang Pandang, Buku (kitab) Serat Wirid Hidayat Jati adalah buku yang ditulis oleh R.Ng. Ronggo Warsito (Kiyahi Ageng Burhan). Penulis tidak mendapatkan buku aslinya, namun penulis mendapat warisan buku tulisan tangan dari Almarhum Kakek. Menurut penuturan beliau, beliau sendirilah yang menyalin tulisan tersebut dari buku aslinya yang tertulis dalam aksara Jawa ke dalam tulisan beraksara Latin. Pada pembukaan (Kata Pengantar) buku tersebut, tertulis nama Raja Solo, Pangeran R. Soewono Sosro Mangkoe Negoro Sambernyowo (Gerak III). Jadi mungkin Ronggo Warsito menulis buku tersebut atas perintah Ingkang Sinuhun atau menulis buku tersebut untuk dipersembahkan kepada Beliau. Berikut adalah kata pengantar dalam buku tersebut : "Bahosi Kawungan : Sintento ingkang kerso maos serat puniko, menawi dereng tampi wedaran saking Murtito Mawaskito Tunggal, ing panyuwun kulo mugi kersoho nahan adrenging kerso kanti sumeleh ing penggalih. Sampun ngantos kawahos. Inggih namung bongso wirid...

CARA MEMBUAT JAMU "KUAT LELAKI"

Apabila Anda merasa badan Anda terasa lesu kurang bergairah maka Anda dapat membuat jamu alami pembangkit tenaga dan stamina. Adapun caranya demikian : BAHAN -BAHAN YANG DIPERLUKAN : telor ayam kampung 3 butir teh 2 ons gula batu secukupya Cara pembuatannya demikian : rebuslah teh tersebut atau cukup rendam degan air panas satu setengah gelas kemdian saringlah air tersebut, masukkan telor yang ada kedalam air teh tersebut dan aduklah, tambahkan gula batu secukupnya dan aduk hingga rata, minumlah ramuan tersebut. Baca artikel tentang Jamu Pria berikutnya di RESEP JAMU SEHAT DAN PERKASA BAGI PRIA Ramuan ini efektif bagi Anda yang tidak sedang mengalami penyakit kencing manis maupun angguan fungsi seksual atau ereksi. Bagi Anda penderita kencing manis temukan solusinya di ayosembuhdansehat.blogspot.com . Sedangkan bagi Anda yang mengalami gangguan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, silahkan klik di minyaktelor.com Wassalam, Tiknan Tasmaun