Langsung ke konten utama

ILMU HAKEKAT : wawancara dengan Guru Sejati (bagian 2)

"Maaf Guru, ijinkan saya bertanya lagi," permohonan saya kepada Beliau.

"Silahkan, anakku",jawabnya dengan ramah.

"Ini mungkin pertanyaan yang konyol, wahai guru. Penting manakah isi dengan wadahnya?"

Dengan tersenyum penuh welas Beliau menerangkan demikian. "Tergantung dari sisi mana memandang dan dalam keperluan apa hal itu. Adakah seseorang bisa meminum air tanpa kendi atau wadah ? Kalau bagi orang itu jawabannya tidak bisa berarti wadah atau kendi, gelas, mug, atau apa sajalah , itu menjadi sangat penting. Karena tanpa wadah maka air tidak bisa dibawa alias akan tumpah."

"Namun sebaliknya juga, apalah gunanya wadah yang bagus nan cantik jika tidak ada isinya. Kosong. Jika kamu haus bisakah terpuaskan dahagamu hanya dengan memandang kendi atau wadah air itu saja ? Tentu tidak bukan. Jadi isi merupakan tujuan akhir dari pencarian wadah."

"Begitu juga andai kamu punya kendi atau gelas berisi air. Biar secantik apapun wadah itu dan sepenuh apapun isi itu jika tidak kamu minum maka selamanya kamu tak akan tahu rasanya air yang merupakan isi dari wadah itu".

"Ya ya Guru, aku mulai paham sekarang. Namun adakah orang yang tanpa wadah bisa minum air itu ?" tanyaku masih berlanjut.

"Tentu ada. Yaitu orang yang diberi anugerahi mampu minum air dari sumbernya secara langsung tanpa menciduk melalui wadah. Dan bagi orang itu di tak akan haus selama-lamanya. Orang - orang demikian adalah manusia yang mendapat 'ilmu' yang langsung diturunkan dari sisi-Nya. Pun begitu 'wadah' sebagai aturan (syareat) tentu tetap berlaku juga baginya, apa lagi dalam berhubungan dengan sesama makhluk."

"Ada pengibaratan lainnya lagi yaitu kelapa. Dari kulit luar kelapa itu memang berguna. Bagi yang tak tau dalamnya maka dikiranya kulit terluar kelapa itu adalah 'kelapa'nya. Namun jika dikupas maka ketemulah lapisan demi lapisan sampai ketemu daging kelapanya. Itu isi dari kelapa. Itu yang paling bermanfaat. Itu intinya. Itu 'sirr' nya. Namun dari isi itu ternya masih bisa digali isinya lagi yaitu santan. Nah dari santan ternyata masih mempunyai isi lagi yaitu minyak. Minyak ini adalah 'sirri dari sirri' atau 'sirr al-asror' kelapa, isi dari isi kelapa."

"Itulah perumpamaan-perumpamaan dari ilmu hakekat yang sedang kamu cari. Namun ingat petuahku ini : Sebenarnya dalam mencari ilmu hakekat, kamu bagaikan mencari lampu dengan membawa suluh di tangan. Semoga kamu mengerti"

Salam, Tiknan Tasmaun

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

Tips Cara Mengolah Bekatul Menjadi Makanan Suplemen Kesehatan

Anda tahu bekatul kan ? Nggak tahu...sungguh terlalu !!! Ya, bekatul adalah limbah beras. Gabah yang digiling akan menghasilkan limbah berupa sekam dan bekatul. Ada yang menyebut dedak halus. Biasanya bekatul sekedar jadi pakan ternak, sapi, ayam, itik misalnya. Nah, kali ini jadikan pakan ternak itu makanan suplemen kesehatan yang murah meriah. Saya telah lama mempraktekkan hal ini. Sebagai praktisi pengobatan alternatif saya menyarankan tiap pasien saya untuk mengkonsumsi bekatul. Hasilnya sungguh menggembirakan. Bekatul sangat bermanfaat untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang habis operasi, habis sakit, untuk membantu kesembuhan penderita kencing manis dan masih banyak lagi manfaatnya. Adapun cara pengolahannya yang sederhana sangatlah mudah. Bekatul bisa Anda buat menjadi panganan, jajan, biskuit, bubur dan sereal. Untuk pengolahan menjadi sereal ada dua macam yaitu sereal bekatul murni dan sereal campuran. Khusus untuk penyembuhan penyakit, terutama bagi Anda yang menderit...

CARA MEMBUAT JAMU "KUAT LELAKI"

Apabila Anda merasa badan Anda terasa lesu kurang bergairah maka Anda dapat membuat jamu alami pembangkit tenaga dan stamina. Adapun caranya demikian : BAHAN -BAHAN YANG DIPERLUKAN : telor ayam kampung 3 butir teh 2 ons gula batu secukupya Cara pembuatannya demikian : rebuslah teh tersebut atau cukup rendam degan air panas satu setengah gelas kemdian saringlah air tersebut, masukkan telor yang ada kedalam air teh tersebut dan aduklah, tambahkan gula batu secukupnya dan aduk hingga rata, minumlah ramuan tersebut. Baca artikel tentang Jamu Pria berikutnya di RESEP JAMU SEHAT DAN PERKASA BAGI PRIA Ramuan ini efektif bagi Anda yang tidak sedang mengalami penyakit kencing manis maupun angguan fungsi seksual atau ereksi. Bagi Anda penderita kencing manis temukan solusinya di ayosembuhdansehat.blogspot.com . Sedangkan bagi Anda yang mengalami gangguan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, silahkan klik di minyaktelor.com Wassalam, Tiknan Tasmaun

Tentang SERAT WIRID HIDAYAT JATI

Selayang Pandang, Buku (kitab) Serat Wirid Hidayat Jati adalah buku yang ditulis oleh R.Ng. Ronggo Warsito (Kiyahi Ageng Burhan). Penulis tidak mendapatkan buku aslinya, namun penulis mendapat warisan buku tulisan tangan dari Almarhum Kakek. Menurut penuturan beliau, beliau sendirilah yang menyalin tulisan tersebut dari buku aslinya yang tertulis dalam aksara Jawa ke dalam tulisan beraksara Latin. Pada pembukaan (Kata Pengantar) buku tersebut, tertulis nama Raja Solo, Pangeran R. Soewono Sosro Mangkoe Negoro Sambernyowo (Gerak III). Jadi mungkin Ronggo Warsito menulis buku tersebut atas perintah Ingkang Sinuhun atau menulis buku tersebut untuk dipersembahkan kepada Beliau. Berikut adalah kata pengantar dalam buku tersebut : "Bahosi Kawungan : Sintento ingkang kerso maos serat puniko, menawi dereng tampi wedaran saking Murtito Mawaskito Tunggal, ing panyuwun kulo mugi kersoho nahan adrenging kerso kanti sumeleh ing penggalih. Sampun ngantos kawahos. Inggih namung bongso wirid...