Penyaksi atau sering disebut 'saksi' adalah pihak yang menjadi subyek atas suatu kesaksian. Proses atas kesaksian itu sendiri disebut penyaksian. Ada tiga tingkatan penyaksian seseorang. Pertama, si saksi melihat, mendengar dan mengalami sendiri atas apa-apa yang disaksikan. Kedua, si saksi membenarkan penyaksian orang lain karena orang tersebut menurutnya adalah orang yang benar, tidak pernah dusta dan terpercaya. Kertiga, si saksi hanya 'menjadi saksi' karena diberi tahu oleh orang lain, alis 'katanya dan katanya.' Tentu dari ketiga macam penyaksian diatas maka yang betul-betul berhak menjadi saksi adalah orang yang mengalami proses penyaksian pertama dan kedua. Sedangkan model ketiga sangat lemah kesaksiannya. Kesaksian dalam bahasa agama sering disebut 'syahadah'. Intinya penyaksian atau syahadah bukan sekedar 'mengaku percaya' namun lebih dari itu. Penyaksian atas kebenaran wahyu ilahi bagi manusia biasa adalah mula-mula karena mendengar aja...
"Menuju hidup sukses dan mulia", Tentang Kehidupan, Motivasi, Methafisika, Falsafah Hidup, Sosial Budaya Dan Sastra