Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Rawat Organ Intim Kewanitaan Anda Dengan MANJAKANI - SI BUAH AJAIB

Manjakani adalah herbal 'ajaib' bagi kaum wanita, merupakan bahan alami yang sangat ampuh untuk merawat vagina. Buah tananan ini sudah termasyhur sejak nenek moyang kita, walaupun jenis buah ini tidak tumbuh di Nusantara ini. Namun kasiatya sudah melegenda sejak jaman kerajaan dahulu kala. Merawat organ intim dengan ramuan bahan alami sebenarnya telah dilakukan sejak dahulu kala. Yang paling populer adalah air rebusan daun sirih untuk menghilangkan keputihan. Sebenarnya masih ada bahan lain untuk menjaga organ intim, yakni manjakani (oak galls). Daun sirih memang sangat bermanfaat sebagai antiseptik untuk mencuci organ intim kewanitaan atau 'miss V'. Namun daun sirih tidak boleh digunakan tiap hari karena akan mengakibatkan iritasi dan pengeringan pada vagina. Ekstrak manjakanilah yang teraman buat organ intim kewanitaan Anda. Tanaman ini berkhasiat untuk merawat kesehatan, membersihkan organ intim wanita dan menghilangkan bau tak sedap, bersih harum dan...

Pengobatan Herbal Untuk Asam Lambung

Artikel berikut membahas kembali tentang penyakit asam lambung, penyebab dan cara mengatasinya dengan herbal alami. Banyak herbal alami disekitar kita yang bisa digunakan untuk mengatasi baik efek nyeri asam lambung maupun untuk pengobatannya secara tuntas. Penyakit Asam Lambung Dan Penyebabnya Asam lambung adalah penyakit yang disebabkan oleh refluks atau kenaikan zat asam ke daerah dada yang mengakibatkan rasa nyeri dada. Bahkan kadang-kadang hingga terasa sesak atau sulit bernafas. Rasa nyeri biasanya karena habis mengkonsusumsi jenis makanan tertentu, misalnya makanan yang berasa asam atau pedas. Namun asam lambung tinggi juga bisa dipicu oleh 'banyak pikiran' atau rasa gelisah, khawatir berlebihn atau memendam rasa takut terhadap sesuatu. Bahkan jika penyakit ini sudah sembuhpun masih rentan untuk muncul jika hal-hal yang bersifat psikologis tersebut terulang. Lebih parah lagi jika terkena penyakit 'sawananen' ( Jawa : semacam rasa ketakutan yanjg s...

Tentang SERAT WIRID HIDAYAT JATI

Selayang Pandang, Buku (kitab) Serat Wirid Hidayat Jati adalah buku yang ditulis oleh R.Ng. Ronggo Warsito (Kiyahi Ageng Burhan). Penulis tidak mendapatkan buku aslinya, namun penulis mendapat warisan buku tulisan tangan dari Almarhum Kakek. Menurut penuturan beliau, beliau sendirilah yang menyalin tulisan tersebut dari buku aslinya yang tertulis dalam aksara Jawa ke dalam tulisan beraksara Latin. Pada pembukaan (Kata Pengantar) buku tersebut, tertulis nama Raja Solo, Pangeran R. Soewono Sosro Mangkoe Negoro Sambernyowo (Gerak III). Jadi mungkin Ronggo Warsito menulis buku tersebut atas perintah Ingkang Sinuhun atau menulis buku tersebut untuk dipersembahkan kepada Beliau. Berikut adalah kata pengantar dalam buku tersebut : "Bahosi Kawungan : Sintento ingkang kerso maos serat puniko, menawi dereng tampi wedaran saking Murtito Mawaskito Tunggal, ing panyuwun kulo mugi kersoho nahan adrenging kerso kanti sumeleh ing penggalih. Sampun ngantos kawahos. Inggih namung bongso wirid...

Cerpen seri Mukidi : "WALI EDAN"

Mukidi sedang merenung sendirian. Tepatnya dia sedang bertafakur selepas memuja Tuhannya dalam sembahyang. Tiba-tiba Mukidi mendengar tiang kecil penyanggah kamarnya berbicara. 'Aku ini bisa tegak berdiri bukan karena paku ataupun terbil. Jika DIA tidak berkehendak mengokohkanku berdiri, tentu tak ada artinya paku maupun terbil ini', suara sang tiang. 'Terimakasih, aku kau jadikan alas sembahyang', sajada ikut-ikutan berbicara. Mukidi kebingungan. Seumur-umur baru kali ini dia mengalami peristiwa yang demikian. Hatinya dapat menerima namun akal pikiran ragawinya memberontak. Mustahil benda-benda mati bisa berbicara sendiri. Tiba-tia dia turun dari amben tempat munajad, berlari ke luar rumah. Tempat yang dituju, kemana lagi kalau bukan ke tempat Paijan, salah satu sohib terdekatnya. Belum sampai melewati batas pekarangan rumahnya, dia melihat Paijan sedang berdiri di depan pintu pagar jaro. ' Jan. sini, kebetulan. Aku mau ke rumahmu'. Mukidi menceritakan ...

Cerpen Seri Mukidi : "MAHA TUNGGAL : Bayangan Di Tempayan Banyak Tapi Matahari Tetap Satu"

"Walau tempayan banyak, bayangan matahari banyak namun matahari hanya satu. Srengengene sito tok . Tunggal. "J angan-jangan ini bineka maujud namun tunggal wujud ? ", gerutu Mukidi sendirian." Mukidi clingak-clinguk sendirian di pelataran rumahnya. Rupanya tengah hari, matahari sedang panas-panasnya menyinarkan cahanya. Bahkan arak-arakan megapun tak ada. Langit sedang bersih biru membentang. Agaknya Sang Surya sedang ingin memamerkan wajahnya. Di depan Mukidi ada sepuluh atau sebelas 'jombangan' - tempayan besar - berisi air semuanya. Dia sedang mengamati bayangan matahari di dalam tempayan.  Ada sepuluh atau sebelas bayangan matahari di sana.  Dia mendongak, mengintip matahari di langit. Ah, rupanya hanya satu mataharinya. "Cuk, lapo koen iku Di," tiba-tiba terdengar suara sohibnya. siapa lagi kalau bukan Paijan. "Kayak orang gak waras saja." Mukidi diam saja, tak menjawab cuitan sahabatnya. Malah sejurus kemudian dia ber...

DEKATNYA ALLAH KEPADA MANUSIA

Artikel ini membahas secara ringan dan selayang pandang makan 'Allah itu dekat' dari sisi pemahaman kita sebagai orang awam. Dalam suatu hadis yang sudah sangat terkenal sekali yaitu yang artinya barang siapa mengenal dirinya maka akan mengenal Tuhannya. I.Dekatnya Allah kepada hambaNya atau makhlukNya secara hakekat. Secara hakekatnya memang Allah dekat dengan semua makhlukNya,tak perduli dia siapa,mukminkah atau tidak,baikkah dia atau jahat. Karena hakekatnya Allah terbebas dari jarak,tiada jauh tiada dekat. Perhatikan firmanNya dalam QS 2 Albaqoroh ayat 115 demikian : Yang artinya : “dan milik Allahlah timur dan barat. Kemana saja engkau menghadap,disana wajah Allah. Sesungguhnya Allah maha luas lagi mengetahui.” Kemudian dalam QS 50: Qof ayat 16 demikian : 16. Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, Juga perhatikan dalam QS 41 Fushilat 54 : 54. Ingatla...

Cerpen Seri Mukidi : "WALI NGARIT"

Ngarit ternyata punya filosofi penting dalam kehidupan. Setidak-tidaknya itu menurut Mukidi dan Paijan. Bahkan menurut Mukidi, Kanjeng Sunan Kalijaga juga pernah ngarit. Hari itu Mukidi dan Paijan sedang bercengkarama sambil ngopi di warung pinggir sawah. Kayaknya mereka sedang istirahat dari pekerjaan masing-masing. Melihat Wak Min ngarit di pematang sawah, mereka mendapat bahan obrolan yang lumayan seru. Ilustrasi Google "Di, lihat Wak Min, walau kerjanya cuma ngarit saja kok yan gak pernah kelihatan susah to ya", kata Paijan. "Jan Jan, lha wong aku ini lho, walau dibilang orang gak kaya, tapi juga gak merasa susah kok", timpa Mukidi. "Susah senang itu letaknya di hati. Kamu jangan lihat Wak Min-nya yang ngarit, lihat di belakang wak Min, gitu lho ", lanjut Mukidi. "Maksudnya ?" penasaran Paijan bertanya. "Jan, maksudku, dibelakang wak Min, itu siapa yang menggerakkan Wak min ngarit itu. Ya sama dengan yang mengerakkan aku d...

Kisah Nyata Penyembuhan Terhadap Sihir Dengan Energi Ilahiyah

 "Nah ini menjadi pelajaran berharga bagi kalian para perempuan baik yang masih gadis maupun para janda kembang. Hati-hati jangan mudah menghina orang. Jika tak sudi pada ajakan seseorang, tolaklah dengan sopan. Jangan tolak dengan cara yang menyakitkan. Karena ada pepatah, cinta ditolak, dukun bertindak." Kisah ini betul -betul terjadi pada tahun 2007 yang lalu. Sebut saja namanya Ms. Titi. Saat itu saya lagi ada di Pulau Pinang Malaysia. Suatu tengah malam saya dipanggil kawan untuk datang ke rumahnya. Ternyata di situ tergeletak seorang perempuan muda yang lagi sakit keras. Dia ini berasal dari Jawa Timur, sedang bekerja di tempat majikan Cina di Pinang. Menurut sang majikan perempuan ini sudah dirawat di ‘hospital’ selama satu bulan lebih dan sudah menghabiskan biaya kurang lebih tujuh ribu ringgit atau setara dengan dua puluh satu juta rupiah. Pun begitu keadaannya bukannya sembuh namun bertambah parah. Majikan ini minta tolong kepada saya untuk berusaha menyembuh...

JIWA YANG TENANG

"Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan rela dan diridloiNya" (al ayat). JIWA YANG TENANG, siapa dia ? Tentu jawabanya adalah manusia (dan juga jin sebagai makhluk yang juga dibebankan agama pada dirinya). Manusia yang bagaimana ? Yang ahli ibadah ? Yang 'alim ? Bagaimana dengan kita-kita yang ukuran ibadahnya sangat jauh sekali ini ? Bagaimana juga dengan kita-kita yang tidak 'alim atau pandai soal agama ini ? Jangan terlalu risau. Allah tidak membebankan sesuatu yang di luar kemampuan kita. Seberapa kita mampu asal ikhlas, itulah yang dinilai olehNya. Kembali ke masalah jiwa yang tenang, siapa dia ? Bisakah kita termasuk di dalamnya ? Sebenarnya jawabannya adalah ada di hati kita masing-masing. Jika kita sudah mampu mengendalikan diri -yaitu nafsu dengan segala keinginan kita- bukan kita yang dikendalikan nafsu, maka ketika itulah kita sudah masuk ke wilayah jiwa yang tenang. MAKNA KEMBALI KEPADA TUHAN Kembali mempunyai beberapa makna yai...