Hampir dua puluh tahunan yang lalu penulis pernah jatuh dan terkilir di kaki. Beberapa minggu kemudian baru terasa sakit yang hebat, samai tidak bisa berjalan dua minggu lamanya. Kemudian sepuluh tahun lalu penulis jatuh terkilir lagi ketika kerja, lebih parah justru. Otot besar belakang kaki hampir putus terkena pecahan keramik. Enam bulan lamanya penulis tidak bisa berjalan. Sekarang ini rupanya sedang kumat. Sudah hampir tiga minggu. Kalau lagi puncak sakitnya, berjalanpun tak bisa. Harus ngesot . Namun penulis usahakan tetap tenga rileks sambil ikhtiar. Tetangga sebelah menyebelahpun tak tahu. Karena jika sudah reda rasa sakitnya, penulis keluar rumah, beraktifitas biasa dan tidak menunjukkan rasa sakit. Dalam masa kesakitan ini ternyata ada nikmat Tuhan yang tersembunyi. Perenungan. Bagaikan bertapa di jalan sunyi. Banyak hikmah yang tersingkap. Salah satunya adalah kesyukuran atas nikmat sehat yang selama ini penulis rasakan. Betapa nikmat sehat itu mahal, mahal sekali. Terin...
"Menuju hidup sukses dan mulia", Tentang Kehidupan, Motivasi, Methafisika, Falsafah Hidup, Sosial Budaya Dan Sastra