Langsung ke konten utama

Berjubelnya Jamaah Umroh Tanda Indonesia Semakin Kaya ?

Hampir tiap hari calon jamah umroh berjubel di Bandara Juanda Surabaya, baik yang berangkat maupun yang balik dari tanah suci. Apakah dengan berjubelnya jamah umroh adalah tanda bahwa masyarakat Indonesia semakin kaya ? Ataukah kesadaran spiritual keagamaan yang makin tinggi ? Atau, jangan-jangan karena 'rayuan maut' agen umroh ? Atau, -yang ini suuzon- karena tak mau ketinggalan tetangga yang sudah pada haji dan umroh ?



Jamaah Umroh (ilustrasi dari tribunjatim.com

Berjubelnya Jamaah Umroh Tanda Indonesia Semakin Kaya ? 

Tentu jawabannya bisa bermacam-macam. Namun yang jelas semoga saja fenomena ini menunjukkan dua hal yaitu peningkatan kesadaran religius spiritual dan yang tak kalh pentingnya : berarti tingkat ekonomi masyarakat semakin membaik.

Tentu perbaikan tingkat ekonomi masyarakat ini patut disyukuri. Walaupun juga pemerintah tak perlu tepuk dada. Karena apa ? Justru banyak perbaikan ekonomi masyarakat pedesan itu berasal dari anggota keluarganya yang jadi TKI / TKW di luar negeri.

Sebaliknya juga, bagi yang sinis kepada pemerintah, wabil khusus,kaum 'salawi' , juga janganlah terlalu nyinyir menyepelekan faktor penting keberhasilan pemerintahan saat ini. Jangan apapun jika ada keadaan yang kurang baik disebut salahnya Bapak jokowi. Itu namanya gak bisa  move on lah, kata 'kids jaman now.'. E, kok jadi ngelantur ke politik ya.

Kembali ke laptop ! Harapan berikutnya adalah semoga bukan hanya sekedar indikator kemajuan ekonomi masyarakat, namun juga adalah peningkatan kesdaran spiritual religius. Nah, yang lebih afdol lagi, top markotop, jika peningkatan spiritual religius tersebut atau istilahnya kesalehan ritual itu bisa dibarengi kesalehan sosial.

Wah, maksudnya apa ini ? Begini bro and bre ! Kesalehan spiritual yang berwujud kesalehan ritual itu adalah kepatuhan kepada apa-apa yang menjadi perintah agama dari sisi ritual keagamaan. Sedangkan kesalehan sosial adalah akhlak yang baik dalam hal si manusia dalam berinteraksi dengan sesama manusia lainnya. Contoh kongkritnya guys, misalnya pulang umroh atau haji makin sayang anak bini, makin peduli dengan tetangga, makin mudah tangannya dalam mengulurkan bantuan kepada sesama yang memerlukan.

Sekian saja artikel ini, semoga bermanfaat. Postingan ini 'nganyari' domain baru saya : www.tiknan.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

Tips Cara Mengolah Bekatul Menjadi Makanan Suplemen Kesehatan

Anda tahu bekatul kan ? Nggak tahu...sungguh terlalu !!! Ya, bekatul adalah limbah beras. Gabah yang digiling akan menghasilkan limbah berupa sekam dan bekatul. Ada yang menyebut dedak halus. Biasanya bekatul sekedar jadi pakan ternak, sapi, ayam, itik misalnya. Nah, kali ini jadikan pakan ternak itu makanan suplemen kesehatan yang murah meriah. Saya telah lama mempraktekkan hal ini. Sebagai praktisi pengobatan alternatif saya menyarankan tiap pasien saya untuk mengkonsumsi bekatul. Hasilnya sungguh menggembirakan. Bekatul sangat bermanfaat untuk memulihkan kesehatan bagi orang yang habis operasi, habis sakit, untuk membantu kesembuhan penderita kencing manis dan masih banyak lagi manfaatnya. Adapun cara pengolahannya yang sederhana sangatlah mudah. Bekatul bisa Anda buat menjadi panganan, jajan, biskuit, bubur dan sereal. Untuk pengolahan menjadi sereal ada dua macam yaitu sereal bekatul murni dan sereal campuran. Khusus untuk penyembuhan penyakit, terutama bagi Anda yang menderit...

CARA MEMBUAT JAMU "KUAT LELAKI"

Apabila Anda merasa badan Anda terasa lesu kurang bergairah maka Anda dapat membuat jamu alami pembangkit tenaga dan stamina. Adapun caranya demikian : BAHAN -BAHAN YANG DIPERLUKAN : telor ayam kampung 3 butir teh 2 ons gula batu secukupya Cara pembuatannya demikian : rebuslah teh tersebut atau cukup rendam degan air panas satu setengah gelas kemdian saringlah air tersebut, masukkan telor yang ada kedalam air teh tersebut dan aduklah, tambahkan gula batu secukupnya dan aduk hingga rata, minumlah ramuan tersebut. Baca artikel tentang Jamu Pria berikutnya di RESEP JAMU SEHAT DAN PERKASA BAGI PRIA Ramuan ini efektif bagi Anda yang tidak sedang mengalami penyakit kencing manis maupun angguan fungsi seksual atau ereksi. Bagi Anda penderita kencing manis temukan solusinya di ayosembuhdansehat.blogspot.com . Sedangkan bagi Anda yang mengalami gangguan disfungsi ereksi dan ejakulasi dini, silahkan klik di minyaktelor.com Wassalam, Tiknan Tasmaun

Tentang SERAT WIRID HIDAYAT JATI

Selayang Pandang, Buku (kitab) Serat Wirid Hidayat Jati adalah buku yang ditulis oleh R.Ng. Ronggo Warsito (Kiyahi Ageng Burhan). Penulis tidak mendapatkan buku aslinya, namun penulis mendapat warisan buku tulisan tangan dari Almarhum Kakek. Menurut penuturan beliau, beliau sendirilah yang menyalin tulisan tersebut dari buku aslinya yang tertulis dalam aksara Jawa ke dalam tulisan beraksara Latin. Pada pembukaan (Kata Pengantar) buku tersebut, tertulis nama Raja Solo, Pangeran R. Soewono Sosro Mangkoe Negoro Sambernyowo (Gerak III). Jadi mungkin Ronggo Warsito menulis buku tersebut atas perintah Ingkang Sinuhun atau menulis buku tersebut untuk dipersembahkan kepada Beliau. Berikut adalah kata pengantar dalam buku tersebut : "Bahosi Kawungan : Sintento ingkang kerso maos serat puniko, menawi dereng tampi wedaran saking Murtito Mawaskito Tunggal, ing panyuwun kulo mugi kersoho nahan adrenging kerso kanti sumeleh ing penggalih. Sampun ngantos kawahos. Inggih namung bongso wirid...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...