Langsung ke konten utama

Biji Petai Untuk Menurunkan Kadar Gula Dengan Cepat

Bagi Anda yang menderita diabetus militus atau kencing manis, jika kadar gula anda melonjak tinggi maka anda bisa mengkonsumsi ramuan biji petai untuk menurunkan kadar gula anda. Bahkan kemampun menurunkannya lebih efektif dan cepat dibanding obat-obatan kimia yang ada.

Caranya, ambil segenggam biji petai kecil [ bukan petai besar atau lamtoro itu ]. Cuci bersih kemudian jemur / keringkan. Setelah itu goreng sangrai [ goreng tanpa minyak- seperti menggoreng kopi ]. Kemudian lembutkan dengan cara ditumbuk atau diblender.

Seduh satu sendok makan bubuk biji petai tsb dengan setengah gelas air kemudian minumlah. Minumlah dengan aturan tersebut tiga kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Ingat jangan sampai lebih tiga hari berturut-turut karena kadar gula anda bisa ngedrop, menurun drastis. Jika anda kehabisan kadar gula maka andapun bisa pingsan.

Peringatan :
Ramuan biji petai ini hanya untuk menurunkan kadar gula anda saja, bukan menyembuhkannya. Jika anda ingin sembuh total, dalam arti kelenjar pankreas anda menjadi normal sehingga produk insulin anda normal maka saya anjurkan anda mengkonsumsi secara rutin
minyak kelapa murni. Kebetulan saya juga menyediakan produk ini demi menolong sesama yang menderita kencing manis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SELAMAT DATANG

Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

The Four Elements of the Human Body

 The Four Elements of the Human Body The human body contains the four elements of nature, namely earth, water, fire (heat) and wind (air). All four influence human desires.  The earth element affects the desire for food and drink and the sufficiency of the body's needs.  The air element influences the human spirit to acquire worldly possessions. Even how much wealth is obtained will still feel lacking for humans. Like smoke in the air, it will continue to grow and fill the existing space.  The fire element influences the human will to be angry and defend itself against threats.  The water element influences the human spirit to be patient and accept God's fate. All four elements are important for the body. The influence on the will of the soul is also important so that humans can survive in the world. However, humans must also control these desires so that they remain within reasonable and controllable limits. If you cannot control them, you will fall into the lu...

SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...