Langsung ke konten utama

Empat Cara Smart Untuk Sukses

Saya yakin siapapun Anda dan tentu juga saya ingin hidup sukses. Sukses dalam artian yang sebenarnya yaitu hidup kecukupan dan bahagia sejak di dunia fana ini hingga kelak di 'alam sana'. Hal ini adalah berlaku umum tidak perduli jenis apa kita. Laki, peremuan, dewasa, pemuda, bodoh, profesor, doktor, kaum 'alim agamawan dan siapapun dia pasti punya cita-cita yang sama.

Bukan bermaksud menggurui, namun sekedar sharing hal ini kiranya bermanfaat. Perkara diterima atau ditolak oleh pembaca, saya serahkan sepenuhnya kepada pembaca yang budiman. Toh saya sendiri juga belum mampu sepenuhnya untuk melaksanakan empat cara smart ini untuk menuju kesuksesan. Sama-sama belajar saja sebenarnya.

Berikut adalah empat cara smart yang saya maksudkan. Keempat - empat cara smart ini sebenarnya merupakan satu rangkaian kesatuan yang utuh yang tidak bisa dipisah-pisahkan. Pun juga cara smart ini yang tiga lebih merupakan sikap bathin, suatu pemahaman bathiniah yang merupakan kesadaran rohaniah dan yang satu merupakan satu 'action' yang harus kita miliki jika ingin hidup sukses dan bahagia atau lebih tepatnya hidup yang disukseskan dan dibahagiakan oleh Allah.



  • Ikhlas, rela dan rendah hati terhadap ilahi dan ketentuanNya.
    Maksudnya mari kita ikhlas dan rela terhadap apapun ketentuanNya terhadap hidup kita. Ini bukan sikap putus asa. Jauh sekali dari itu. Apapun yang terjadi katakan demikian dalam lubuk hati yang paling dalam : "Ya Allah, tiada Tuhan selain Engkau...aku ini hanya makhluk...tiada punya daya apapun, dan Engaku Maha Benar...apapun yang Engkau takdirkan pasti benar...apapun yang Engkau putuskan terhadap diriku pasti benar...tidak salah...,bahkan aku pantas menderita lebih dari ini ( jika Anda merasa hidup menderita ), bahkan kelak jika Engaku menetapkan ku di dasar neraka jahanampun itu bukan salah Engkau...itu sudah patut bagiku...karena semua ini adalah kesalahanku sendiri ya Allah...aku memang termasuk orang yang menganiaya diriku sendiri...semua penderitaan dan kegagalanku adalah akibat kesalahanku sendiri ya Allah..."



  • 2. Yakin dan berharap terhadap kasih dan pertolonganNya.
    Kalau sudah merasa ikhlas dan rela akan keputusan Ilahi terhadap nasib diri maka jangan berhenti di situ. Yakinlah dan berharaplah akan kasih ( rahmat ) -Nya. Termasuk dalam hal ini adalah pengampunanNya dan pertolonganNya untuk mengubah hidup kita menjadi berhasil dan bahagia. Katakan demikian :" Namun hamba percaya bahwa sebesar-besar kesalahan hamba pasti lebih besar lagi pengampunanMu. Sebesar - besar hajad keperluan hamba masih besar lagi rahmatMu. Engkau berkuasa untuk memberi apa yang hamba hajadkan. Engakau berkuasa untuk mengubah kehidupan hamba menjadi sukses dan bahagia. Seberapa besarpun kesulitan hamba tentu masih lebih besar lagi kekuasaanMu, dan tiada halangan sedikitpun bagiMu untuk menolong hamba. Seberapa besarpun kebutuhan harta dan uang yang hamba perlukan masih lebih besar lagi kekayaanMu...Engkau Maha Kaya...Dan hamba yakin akan belas kasihanMu...akan kasih sayangMu...akan rahmatMu".



  • Istiqomah untuk tetap 'sadar penuh' terhadap 'kehadiran' dan peran Allah dalam kehidupan Anda.
    Sadari sepanjang masa. Sadari sepanjang kehidupan Anda bahwa Anda tidak sendiri. Bahwa Anda hidup di dunia ini bukan atas kehendak Anda. Namun ada yang 'menghendaki Anda dan Saya - kita semuanya ini- untuk hidup di dunia ini. Kita ini ada yang 'memiliki'. Kita ini ada yang mengatur. Kita ini tidak hidup dengan sendirinya. Nah, dengan demikian wilayah kita adalah wilayah 'usaha' sedangkan hasil biar kita serahkan bulat-bulat kepadaNya. Pasrah total, mempercayakan kehidupan kita dalam tangan-Nya, dalam kebjiksanaan pengaturanNya. Mari kita 'bezikir' kepadaNya secara kontinya, istiqomah. Berzikir yang saya maksud adalah senantiasa 'sadar penuh' ( meminjam istilah Yusdeka ) akan kehadiranNya, terhadap peranNya dan terhadap pertolonganNya.



  • Senantiasa tersenyumlah.


    Nah jika Anda memang sudah merasa percaya akan pertolonganNya, akan kasihNya, akan pengampunanNya maka tersenyumlah. Ya, jangan kelewatan, nanti disangka gila pula. Paling tidak awali hari Anda dengan senyum. Pertama kali senyum jika belum menemukan alasannya kenapa Anda senyum, just go ahead...senyum saja. Tarik bibir Anda...dan senyumlah. Toh otak Anda tidak bisa membedakan senyum karena memang ketawa atau senyum yang dipaksakan. Pokoknya senyum. Dan...blong... ketemu, hati jadi plong...otak segar. Nah, mau tahu alasannya kenapa harus senyum. Ya karena merasa hidup tidak sendirian lagi. Ada Allah tempat kita bergantung. Dia maha baik. Maha penolong. Kurang apa lagi ? Coba ingat-ingat nikmat yang Anda terima. Jangan ingat kesusahan Anda. Lihat masih banyak orang yang nasibnya lebih buruk dari Anda. Karena itu mari...senyum, senyum dan senyum.

  • Keempat cara smart yang saya sebutkan diatas adalah berangkaian satu sama lain dalam satu kesatuan. Jangan dipahami secara terpisah. Jika kita mampu untuk memiliki tiga kesadaran bathin dari nomor satu hingga tiga diatas ditambah satu 'action' yaitu mulai hari Anda dengan senyum dan senantiasa senyum...maka tunggu hasilnya hidup kita akan sukses dan bahagia.

    Salam, Tiknan Tasmaun

    Komentar

    Postingan populer dari blog ini

    SELAMAT DATANG

    Selamat datang dan selamat menikmati bunga rampai pemikiran penulis di bidang filsafat, analisa budaya dan sejarah, pengetahuan herbal dan beragam opini sosial budaya. Disamping blog ini untuk sharing pengetahuan dan pengalaman, di bawah ini juga penulis tampilkan daftar produk dan layanan dari penulis yang bisa diakses para pembaca yang membutuhkan. DAFTAR PRODUK HERBAL, PARFUM SPIRITUAL DAN EBOOK A. PRODUK KAMI : 1.   Ramuan komplit untuk wanita supaya menjadi 'seperti' gadis lagi, terdiri dari kapsul jamu untuk diminum dan herbal untuk gurah organ intim. Dengan  " HERBAL KEMBALI PERAWAN "  yang merupakan ramuan herbal sari rapet alami inilah yang menjadi solusi permasalahan organ kewanitaan Anda. Sangat cocok bagi gadis yang telah mengalami 'kecelakaan' maupun ibu-ibu yang mengalami organ intim longgar. Herbal ini juga sangat efektif untuk mengobati keputihan. Info lengkap silahkan lihat di  https://perawanrapetwangi.blogspot.com/2010/01/solusi-supaya-menj...

    JEJAK SEJARAH DESA SAWO, DUKUN, GRESIK

    RINGKASAN MAKALAH TENTANG DESA SAWO 1. TENTANG Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd  Makalah ini mendasarkan pada metodologi yang diperkenalkan oleh Dr. (HC) K.H. Ng. Adus Sunyoto, Mpd. Dr. (HC) K.H. Ng. Agus Sunyoto, M.Pd., seorang sejarawan fenomenal sekaligus Ketua Lesbumi PBNU, dikenal memiliki pandangan kritis dan khas terhadap metode pelacakan sumber sejarah di Jawa dan Nusantara. Menurut beliau, metode pelacakan sejarah di Nusantara tidak bisa disamakan begitu saja dengan metode positivisme murni ala Barat yang hanya mengakui arsip tertulis negara. Bagi Agus Sunyoto, sejarah Nusantara harus didekati secara "pribumi" (indigenos)—yaitu dengan menghargai tradisi tutur atau Folklor, toponimi (Toponimi adalah bidang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul, arti, dan sejarah penamaan suatu tempat atau wilayah geografis), peninggalan sosiologis, artifak dan arkeologis.    2. JEJAK SEJARAH :  2.1. MAKAM BERGAMBAR REMBULAN  Di makam Kyai Demak-an pada nisan B...

    Sejarah Sabdopalon Dan Syeh Subakir : PERJANJIAN LELUHUR JAWA

    Ini adalah dialog imajiner antara Sabdopalon dengan Syeh Subakir di atas Gunung Tidar. Gunung Tidar adalah Gunung paku, pakunya Tanah Jawa. Juga gunung patok, patoknya Tanah Jawa. Juga disebut gunung punjer yang berarti punjer atau pusernya Tanah Jawa. Konon kisah ini tertulis dalam lontar Sunan Drajad yang masih disimpan ahli keteurunan Beliau. Hikayat ini pernah dipentaskan sebagai lakon wayang songsong di Desa Drajad, Paciran, Lamongan. Kemudian kami juga mementaskan lakon ini dalam pertunjukan wayang Tengul saat hajatan pernikahan putri kami dengan sedikit penyesuaian. Pada pementasan di rumah, kami namai lakonnya dengan Lakon : Babat Tanah Jawi - Nikahnya Kanjeng Sunan Drajad. Syeh Subakir : Kisanak, siapakah kisanak ini, tolong jelaskan.   Sabdopalon : Aku ini Sabdopalon, pamomong (penggembala)Tanah Jawa sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak jaman kadewatan (para dewa) akulah pamomong para kesatria leluhur. Dulu aku dikenali sebagai Sang Hyang Ismoyo Jati, lalu di...

    SANGKAN PARANING DUMADI : Jalan Pulang

    Murid : "Guru, mohon Guru jelaskan dari mana aku berasal dan kemana aku akan pergi ?" Guru : "Sesungguhnya yang kamu tanyakan adalah 'sangkan paraning dumadi' (asal dan tujuan hidup). Atau lebih tepatnya jalan pulangmu. Ketahuilah dalam dirimu mengandung dua unsur pokok yaitu jasmanimu dan ruhaniahmu. Masing-masing mempunyai jalan pulang sendiri-sendiri Jasmanimu dicipta dari unsur alam ini. Tanah (bumi), udara (angin), api (panas) dan air. Karena asalnya dari bahan saripati alam maka kelak akan kembali ke alam lagi. Yang tanah kembali kepada tanah, yang angin kembali kepada angin, yang api kembali kepada api dan yang air akan menyatu kembali kepada air. Urut-urutannya adalah demikian. Saripati tanah, udara, panas dan air dihisap oleh tumbuhan kemudian diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan tersebut ada yang dimakan hewan dan ada yang dimakan langsung oleh manusia. Hewan yang memakan tumbuhan itupun akhirnya juga dimakan manusia. Ahirnya saripati makanan...

    FAKTA ARKEOLOGIS NISAN MBAH YAI DEMAK'AN DI SAWO DUKUN GRESIK

      Fakta arkeologis bahwa penanda nisan Mbah Yai Demak'an berupa gambar Rembulan Purnama (lingkaran penuh) adalah temuan lapangan yang luar biasa dan sangat langka. Dalam disiplin arkeologi Islam Nusantara, simbol lingkaran penuh ini memperkuat status situs sejarah di Desa Sawo. Berikut adalah makna arkeologis dan pembacaan lambang Rembulan Purnama pada nisan kuno: 1. Simbol "Surya Majapahit" yang Terislamkan ( The Sun of Majapahit ) Dalam tradisi nisan kuno era transisi (abad ke-15 hingga ke-17)—seperti yang banyak ditemukan pada kompleks Nisan Troloyo (situs pemakaman Muslim era Majapahit)—lambang lingkaran penuh di atas nisan memiliki korelasi erat dengan adaptasi budaya: [1, 2] • Asal-usul Lambang: Lingkaran penuh awalnya merupakan stilasi dari Surya Majapahit (lambang resmi kerajaan Majapahit). • Makna Kosmologi Islam: Ketika para ulama era Demak dan Giri masuk, lambang lingkaran penuh ini diadopsi dan diberi napas Islami sebagai simbol Rembulan Purnama ( Badr ) ...